Ini Jumlah Peserta UNBK SMA di Banten, Gubernur WH: Jangan Ada Sekolah Jelek Ya

kabar6.com
Gubernur Banten Wahidin Halim saat memantau pelaksanaan UNBK tingkat SMA.(ist)

Serang-Gubernur Banten Wahidin Halim berharap tingkat kelulusan SMA dan SMK di Banten, bisa mencapai hingga 100 persen.

GUbernur yang akrab disapa WH itu juga mengapresiasi semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan UNBK di Provinsi Banten, karena telah memberikan pelayanan maksimal terhadap masing-masing tugas dan tanggungjawabnya.

Sedianya, pada Senin (9/4/2018) kemarin, Gubernur WH telah memantau pelaksanaan UNBK di sejumlah sekolah di Banten. Momen itu sekaligus dimanfaatkan WH untuk melihat sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah.

WH berjanji, kedepan akan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah SMK dan SMA termasuk pembangunan sekolah baru, karena saat ini kewenangannya ada di provinsi.

“Kita akan rehabilitasi, ada yang pembangunan gedung baru, sesungguhnya kita sudah anggarkan. Yang mendesak dan yang baru kita utamakan. Pokonya jangan ada sekolah yang rubuh, sekolah yang jelek ya,” ungkapnya melalui siuaran pers yang diterima kabar6.com, Selasa (10/4/2018).

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, jumlah pelajar pada jenjang pendidikan SMA negeri dan swasta se-Banten yang mengikuti UNBK sebanyak 60.292 peserta.

Mereka berasal dari 529 SMA negeri dan swasta yang tersebar di delapan kabupaten dan kota di Banten dan akan mengikuti UNBK selama 4 hari kedepan, sejak Senin (9/4/2018) hingga Kamis (12/4/2018).**Baca juga: Pembangunan Tol Sertim Dianggap Matikan Ekonomi Masyarakat.

Adapun rinciannya, di Kota Serang jumlah peserta UNBK sebanyak 3.998 peserta, dengan menggunakan 29 sekolah, di Kota Tangerang 10.174 peserta dengan menggunakan 83 sekolah, di Kota Cilegon 2.351 peserta yang tersebar di 22 sekolah.**Baca juga: Polsek Panongan Bongkar Prostitusi Via Jejaring Sosial.

Sementara di Kota Tangsel ada 8.943 peserta yang tersebar di 79 sekolah, Kabupaten Serang 7.392 peserta yang tersebar di 76 sekolah, Kabupaten Pandeglang 4.647 peserta tersebar di 37 sekolah, Kabupaten Lebak 6.091 pesert tersebar di 53 sekolah dan Kabupaten Tangerang 16.694 peserta yang tersebar di 150 sekolah.(BL)