oleh

Ilmuwan NASA Temukan Tanda-tanda Kehidupan Alien di Jupiter

Kabar6-Dr Mohit Melwani Daswani dari NASA dan ilmuwan ruang angkasa, Profesor Monica Grady, dari Liverpool Hope University, percaya bahwa kehidupan lain dapat mengintai dunia yang salah satunya makhluk dari Jupiter.

Para ilmuwan, melansir Dailystar, mengungkapkan bahwa kehidupan alien di Jupiter bisa ada setelah menemukan semua bahan untuk bertahan hidup di sana. Sebuah studi oleh badan antariksa menerangkan, lautan pernah mengandung mineral yang memberi kehidupan seperti kalsium dan sulfat.

“Memang diduga lautan ini masih bisa bersifat sulfur. Sebuah penelitian oleh NASA telah mengungkap bahwa lautan pada suatu waktu mengandung mineral yang memberi kehidupan,” terang Dr. Daswani.

Bahkan, Tiongkok telah memulai pencarian kehidupan di luar Bumi dengan mulai memburu Alien yang akan dilakukan pada September mendatang. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Zhang Tongjie, kepala ilmuwan Search for Extraterrestrial intelligence (SETI).

Teleskop raksasa yang diberi nama ‘Five Hundred Meter Aperture Spherical Telescope (FAST)’ akan secara resmi memulai perburuan Alien pada akhir tahun ini. Teleskop tersebut mulai dibuat pada 2011 dan selesai 2016. FAST berlokasi di Kabupaten Pingtang, Provinsi Guizhou, Tiongkok.

FAST memiliki diameter 500 meter, namun hanya bisa fokus pada segmen 300 meter di saat tertentu. FAST sendiri secara resmi sudah beroperasi sejak Januari lalu dan dibuka untuk para astronom di seluruh dunia. Pada Maret, para ilmuwan SETI menerbitkan sebuah makalah penelitian yang menyimpulkan hasil observasi awal mereka dengan FAST.

Salah satu yang ditemukan pada hasil penelitian tersebut mengenai cara meningkatkan kemampuan teleskop untuk menghilangkan interferensi frekuensi radio di Bumi.

Selain itu, observasi tadi juga mengindentifikasi adanya sinyal ET dengan narrowband yang kemungkinan berasal dari kehidupan lain di luar angkasa. ** Baca juga: Tanpa Tali Pengaman, Pria Kazakhstan Selamatkan Bocah yang Tergantung di Jendela Lantai 8 Apartemen

Teleskop FAST saat ini sedang dalam peningkatan kemampuan. Maret lalu, Tongjie mengatakan akan melakukan pemeriksaaan lebih lanjut untuk mengetahui sinyal mana yang benar-benar berasal dari makhluk luar angkasa. Tongjie memastikan, pencarian kehidupan lain di luar Bumi tidak akan mengganggu penelitian ilmiah normal yang menggunakan FAST.

Misalnya saja, menemukan pulsar atau pancaran sinyal antar bintang yang akan menunjukkan awal pembentukan alam semesta. Namun, jika ada sinyal radio alien atau cukup dekat dengan Bumi untuk bisa ditangkap, pekerjaan FAST akan meningkatkan kemungkinan untuk bisa mendengarkannya.(ilj/bbs)