oleh

Ilmuwan Ciptakan Ayam Pink Tanpa Bulu

Kabar6-Avigdor Cahaner, seorang ilmuwan dari Hebrew University of Jerusalem, berhasil membuat temuan ayam tanpa bulu berwarna pink. Warna itu timbul karena ayam tidak memiliki bulu yang melindungi bagian daging.

Lantaran tidak memiliki bulu, dilansir Newscientist, ayam tersebut dapat bertahan hidup karena tidak lagi merasa gerah di tempat panas. Disebutkan, daging ayam ciptaan Cahaner ini rendah kalori dan tetap sehat dikonsumsi. Ayam ini cepat tumbuh dewasa sehingga bisa sering panen.

Sementara itu beberapa orang mengkritik ciptaan Cahaner. Tidak adanya bulu menyebabkan kulit ayam mudah dibakar sinar matahari. Selain itu kulit ayam mudah dihinggapi jamur. Ayam ini juga susah bereproduksi, karena ayam jantan tidak memiliki sayap untuk dikepakkan. Padahal sayap tersebut penting untuk menarik perhatian pasangannya (betina). ** Baca juga: Seorang Ibu di India Lahirkan Bayi Mirip Ikan Duyung

Namun Cahaner tetap percaya, ayam tanpa bulu akan mengurangi biaya produksi peternak daging ayam. Ayam ini akan menghemat banyak biaya listrik karena tidak perlu memakai mesin pendingin. Selain itu ayam ini lebih efisien karena siap dikonsumsi tanpa perlu mencabuti bulunya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru