oleh

Hirup Aroma Lemon Bantu Anda Merasa Langsing

Kabar6-Olahraga dan pola makan sehat yang kaya nutrisi menjadi salah satu cara yang disarankan agar dapat memiliki berat badan ideal. Sayangnya, banyak orang yang malas atau tidak disiplin menerapkan hal tersebut.

Di sisi lain, ada orang yang merasa dirinya langsing padahal memiliki berat badan kurang ideal. Dan menurut penelitian, hal itu benar bisa terjadi.

Penelitian di University of Sussex’s Computer-Human Interaction (SCHI) Lab, melansir Okezone, mengungkapkan bahwa menghirup lemon dapat membuat orang merasa langsing. Aroma dari buah bercita rasa asam itu meningkatkan citra tubuh dan harga diri. Giada Brianza, penulis utama penelitian yang merupakan mahasiswa Ph.D mengatakan, otak manusia memegang beberapa model mental terhadap penampilan tubuhnya.

“Model mental ini diperlukan untuk interaksi yang sukses dengan lingkungan. Persepsi tubuh terus diperbarui sebagai tanggapan terhadap input sensorik yang diterima dari luar dan dalam tubuh. Penelitian kami menunjukkan indera penciuman dapat mempengaruhi gambaran diri dalam pikiran, serta perasaan dan emosi terhadap gambaran tersebut,” urai Giada.

Bersama timnya, Giada menemukan bahwa para partisipan merasa lebih langsing dan tubuhnya lebih ringan ketika menghirup aroma lemon. Hal sebaliknya dapat terjadi saat mereka menghirup aroma vanila yang tajam. Para partisipan akan merasa lebih gemuk dan lebih berat.

“Penemuan ini bisa mengarah pada terapi baru yang lebih efektif untuk orang dengan gangguan persepsi tubuh. Aroma dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengkalibrasi ulang perasaan berat badan yang terdistorsi,” papar Giada.

Disebutkan pula bahwa tak hanya aroma, suara tertentu juga dapat mempengaruhi persepsi seseorang tentang citra tubuhnya. Contoh, nada suara dari langkah kaki pada saat berjalan dapat membuat dirinya merasa lebih ringan dan lebih bahagia. ** Baca juga: Ada Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Ingin Turunkan Berat Badan

Hal ini juga dapat mengubah cara berjalan. Namun dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami potensi rangsangan sensorik dan multisensorik dari benda-benda sekitar terhadap persepsi tubuh.(ilj/bbs)

Berita Terbaru