oleh

Hingga 14 Januari 2021 WNA Umum Dilarang Masuk ke Indonesia

Kabar6-Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Agus Haryadi mengatakan penumpang pesawat mesti mengisi formulir aplikasi eHAC di bandara keberangkatan. Pada puncak arus balik libur natal dan tahun baru ini diperkirakan melayani 80.000 orang.

“Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses keberangkatan dan kedatangan berjalan lancar,” katanya, Minggu (3/1/2021).

Misalnya, Agus jelaskan, dengan mengkoordinasikan lokasi parkir pesawat, aktivitas pihak ground handling, alur kedatangan penumpang termasuk terkait pemeriksaan eHAC. Penumpang diimbau mengisi formulir eHAC di bandara keberangkatan.

Di tengah periode angkutan Nataru, Bandara Soekarno-Hatta juga menerapkan peraturan dari Satgas Penanganan Covid-19 yang tertera di dalam Addendum Surat Edaran 03/2020 dan Surat Edaran 04/2020.

Berdasarkan SE Nomor 04/2020, setiap WNI dan WNA yang tiba di Indonesia pada 28 – 31 Desember 2020. “Diwajibkan melakukan karantina selama lima hari di lokasi yang ditetapkan,” jelas Agus.

Kemudian, pada 1 – 14 Januari 2021 berlaku penutupan masuknya WNA dari seluruh negara ke Indonesia, kecuali bagi WNA yang memenuhi kriteria pengecualian sesuai tercantum di dalam SE Nomor 04/2020 pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas; pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas; pemegang KITAS dan KITAP.

Bagi WNA yang masuk dalam pengecualian dan diperbolehkan masuk ke Indonesia, dilakukan juga karantina selama 5 hari.

**Baca juga: Arus Balik Nataru, Bandara Soetta Layani 80 Ribu Penumpang

Sementara itu bagi WNI yang pulang ke Tanah Air pada periode 28 Desember 2020 hingga 14 Januari 2021 juga harus melakukan karantina 5 hari setelah tiba di Indonesia.

Dengan demikian, pelaksanaan karantina ini masih berlaku hingga 14 Januari 2021 bagi WNI yang pulang ke Tanah Air dan juga bagi WNA yang dikecualikan dari penutupan masuk ke Indonesia.(yud)

Berita Terbaru