oleh

Hindari Telan Air Kolam Saat Berenang

Kabar6-Seringkali saat berenang, air kolam bisa secara tanpa sengaja masuk ke mulut Anda. Hal ini tidakakan berpengaruh apabila air yang masuk berjumlah sedikit. Sebaliknya, jika air yang masuk berjumlah banyak atau sering, tentu dapat menyebabkan penyakit.

Apa saja sih dampak negatif yang timbul akibat menelan air kolam? Melansir hellosehat, berikut uraiannya:

1. Kontaminasi urine
Salah satu faktor terbesar yang menjadi sumber penyakit di kolam renang adalah urine, mengingat banyaknya orang yang membuang air kecil saat berenang. Penelitian yang dirangkum mengungkapkan fakta, tidak ada kolam renang yang benar-benar bersih dari kontaminasi urine.

2. Sakit kulit & pernapasan
Berbagai bakteri seperti Pseudomonas aeruginosa dan Legionella juga bisa ditemukan dalam air kolam renang. Pseudomonas dapat menyebabkan ruam, gatal, dan luka lepuh berisi nanah pada kulit, sementara Legionella menyebabkan infeksi saluran napas yang disebut legionellosis.

3. Keracunan kaporit
Adanya zat klorin atau kaporit pada kolam renang bertujuan untuk membersihkan kolam dari bakteri. Namun, ketika kaporit tercampur dengan urine atau keringat, maka itu bisa menyebabkan keracunan apabila tertelan. Selain itu, akan muncul gejala seperti batuk, kesulitan bernapas, rasa terbakar pada mulut, nyeri pada tenggorokan dan perut, dan muntah.

4. Diare
Selain keracunan kaporit, penyakit lain yang bisa timbul akibat menelan air kolam adalah diare. Sekalipun kolam renang rutin dibersihkan, kolam tersebut tidak sepenuhnya bebas dari bakteri.

Shigella, cryptosporidium, dan E. coli hanyalah sedikit dari banyaknya bakteri di kolam renang. Beberapa bakteri ini berasal dari kotoran manusia yang dapat menyebar saat anda tak sengaja menelan air kolam yang terkontaminasi feses. ** Baca juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Sedang Tidur

Jadi usahakan untuk tidak menelan air kolam saat berenang. Pastikan kolam renang tersebut juga bersih. Kolam dengan bau kaporit kuat menandakan adanya kloramin, yang merupakan kandungan kimia terdiri dari campuran kaporit dengan keringat, urine, air liur, atau kotoran.(ilj/bbs)

Berita Terbaru