oleh

Hati-hati, Kecanduan Pornografi Bikin Otak Susut

Kabar6-Saat ini, penggunaan internet sudah menjadi semacam kebutuhan pokok, dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Menurut Data We Are Social dan Hootsuite, setidaknya hampir empat miliar manusia di dunia menggunakan akses internet dalam keseharian.

Nah, salah satu dampak negatif adanya akses internet yang mudah adalah menjamurnya konten pornografi, baik yang dibuat secara profesional seperti ‘film biru’ atau rekaman pornografi yang tanpa sengaja menyebar di dunia maya.

Namun tahukah Anda, terlalu sering mengakses konten pornografi dapat membuat seseorang kecanduan dan berdampak terhadap kesehatan? Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Psychiatry pada 2014, melansir She, melaporkan adanya kaitan yang erat antara kebiasaan menonton video porno dengan penurunan volume serta aktivitas di wilayah otak bernama striatum, yaitu bagian otak yang berkaitan dengan tindakan seseorang ketika melakukan sesuatu hal yang menimbulkan kesenangan dan terus ingin mengulanginya kembali.

Penulis buku The Drugs of The Millenium bernama Dr. Mark Kastelmen menyebut pornografi sebagai visual cocaine atau narkoba lewat mata. Bagian otak yang paling rusak adalah pre-frontal cortex (PFC).

Kerusakan tersebut mengakibatkan seseorang sulit membuat perencanaan, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, serta mengambil keputusan. Karena itulah, kecanduan pornografi akibatnya lebih mengerikan daripada kecanduan narkoba

Sementara Donald L. Hilton Jr, MD, ahli bedah saraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, mengatakan bahwa adiksi mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil. Kondisi tersebut mengakibatkan kekacauan neurotransmiter yang berfungsi sebagai pengirim pesan.

Senada, Dr. Gary Lynch, seorang ahli saraf dari Universitas California, mengatakan bahwa hanya melihat adegan pornografi dalam waktu setengah detik saja, maka dalam waktu lima sampai sepuluh menit akan menghasilkan perubahan struktural yang dapat merusak otak.

Harus diakui, kecanduan pornografi adalah yang paling sulit dihilangkan. Karena itu, perlu kejujuran dari si pelaku untuk mengakui dan ingin menghentikan kecanduannya. ** Baca juga: Ternyata Sejumlah Hal Tak Terduga yang Ada dalam Diri Wanita Disukai Pria

Kenikmatan sesaat menonton video porno nyatanya tak sebanding dengan dampaknya yang jauh lebih mengerikan. Bijak dalam menggunakan teknologi tentunya akan membantu menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru