oleh

Hati-hati Jika Bertemu Hewan Laut Ini

Kabar6-Berekreasi sambil berenang di laut menjadi keasyikan tersendiri, terutama bagi Anda yang memang sangat menyukai beraktivitas di alam terbuka.

 

Namun Anda sebaiknya berhati-hati saat berenang di laut, terutama jika bertemu hewan laut berikut, karena memiliki bisa/racun yang sangat berbahaya. Yuk simak uraian berikut:

 

1. Gurita Cincin Biru

Memiliki panjang kurang dari 20 sentimeter. Namun jangan salah, hewan ini memiliki racun berbahaya yang mampu membunuh 30 manusia hanya dalam waktu beberapa menit saja.

 

Gurita cincin biru memiliki racun 10 ribu kali lebih kuat dari racun sianida. Empedu hewan ini dapat mengakibatkan kelumpuhan. Hingga saat ini anti racun gurita cincin biru belum ditemukan.  ** Baca juga: Siapa Saja Pengkhianat Negara Terpopuler?

 

2. Ubur-ubur Kotak

Hewan ini dikenal juga sebagai tawon laut, yang mendiami wilayah Timut Laut Australia. Panjang tentakelnya di atas 60 sentimeter. Begitu tersengat hewan ini, pernapasan seseorang akan terhenti dalam waktu tiga menit.

 

Racun pada ubur-ubur akan menyerang jantung, sistem saraf, dan sel-sel kulit. Seseorang yang tersengat ubur-ubur ini biasanya akan meninggal karena gagal jantung terlebih dahulu, bahkan sebelum mencapai pantai. Ubur-ubur kotak memiliki racun yang cukup ampuh untuk membunuh 60 manusia dalam waktu singkat.

 

3. Ular Laut

Kadar racun ular laut ini lebih berbahaya dari king kobra. Beberapa miligram racun ular laut dapat membunuh hingga seribu manusia. Hewan ini banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara dan Australia bagian Utara.

 

4. Ikan Batu

Hewan ini banyak ditemukan di perairan dangkal daerah tropis. Bentuknya menyerupai batu. Racun ikan batu dapat menyebabkan shock, kelumpuhan, jaringan tubuh yang mati, dan akhirnya kematian apabila tidak segera diobati.

 

5. Ikan Buntal

Racun ikan ini dinamakan tetrodotoxin (TTX), dan disebut-sebut lebih kuat dari Sianida, dan cukup ampuh untuk membunuh 30 orang. Seseorang yang terkena racun ikan buntal ini akan mengalami kesulitan bernapas hingga meninggal. Meskipun sangat beracun, para chef Jepang yang berpengalaman ering mengolah ikan ini menjadi sushi.

 

Jadi lebih baik menghindari hewan laut ini, agar Anda pun tidak menerima akibat yang fatal. (ilj)

Berita Terbaru