Hari Ke 2 Uji Coba Ganjil Genap, Bus Premium di Tangsel Sepi Peminat

kabar6.com
Menhub Budi Karya Sumadi melepas Bus Premium untuk mendukung kebijakan ganjil genap di Tol Tangerang pada Senin (16/4/2018).(ist)

Kabar6-Keberadaan Bus Premium sebagai bagian dari penerapan uji coba kebijakan ganjil genap di Tol Tangerang- Jakarta, kiranya kurang diminati oleh masyarakat.

Hal itu setidaknya terlihat di Halte Bus dikawasan Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Bila dibandingkan pada hari pertama, Senin (16/4/2018) kemarin, pada hari kedua, Selasa (17/4/2018) ini, animo masyarakat terlihat lebih kecil.

Sedianya, pada masa uji coba kebijakan Ganjil Genap hingga Jumat (20/4/2018) mendatang, Bis Premium disiapkan tanpa dipungut bayaran alias gratis.

Namun, setelah masa uji coba berakhir, masyarakat pengguna Bis Premium akan dikenakan tarif sebesar Rp.22.500, dengan pola pembayaran non tunai.

“Saya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan sistem ganjil genap di Tol Jakarta-Tangerang. Karena langkah tersebut bisa mengatasi kemacetan yang kerap terjadi. Saya berharap, agar kebiajkan tersebut terus ditingkatkan,” ujar Alex, salah seorang warga Tangsel.

Sementara, Petugas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Budi Nanda berharap agar mnasyarakat bis aikut dalam menyukseskan program pemerintah tersebut.**Baca juga: 5.000 Personel Satpol PP dan Satlinmas Siap Amankan Pilkada di Kabupaten Tangerang.

“Bila masyarakat mulai beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, maka persoalan kemacetan bisa teratasi. Dan, manfaatnya pun bisa dirasakan secara bersama-sama,” ujar Budi Nanda lagi.(rani)