oleh

Hari Ini, Calon Petahana Irna-Tanto Daftar ke KPU Pandeglang

Kabar6 – Calon petahana Irna Narulita-Tanto Warsono Arban bakal mendaftar ke KPU Pandeglang sebagai peserta Pilkada serentak 2020, hari ini, Sabtu (5/9/2020).

Irna dan Tanto menjadi pendaftar pertama sebagai calon wali kota dan wakil wali kota yang bertarunh di Pilkada Pandeglang.

Detik-detik terakhir jelang pendaftaran, calon petahana mendapat tambahan dukungan dari Partai Gerindra.

Sebelumnya partai yang dipimpin Ketua Umum Prabowo Subianto itu memberikan surat tugas pada  Thoni Fathoni Mukson – Miftahul Tamamy juga disodorkan.

Berdasarkan Informasi selain Gerindra, Perindo juga berlabuh ke petahana, sehingga total partai yang mengusung petahana di Pilkada Pandeglang berjumlah 9 partai.

Di antaranya, PKS (6 kursi), Golkar (7 kursi), Demokrat (6 kursi) PAN (3 kursi) Nasdem (3 kursi) PDI Perjuangan (5 kursi) dan PBB (1 kursi) Gerindra (7 kursi) dan Perindo (1 kursi).

Ketua DPD Gerindra Pandeglang Sahrudin menerangkan, sejumlah nama telah di kantongi sudah lama. Namun setelah melewati mekanisme partai, akhirnya Gerindra kembali mengusung petahana.

Penyerahan dukungan di detik-detik terakhir kepada Irna-Tanto karena harus melewati berbagai pertimbangan, lagi pula banyak kabupaten kota di Indonesia menyelenggarakan Pilkada.

“Kita juga tetap ada pertimbangan-pertambangan, di samping banyaknya kabupaten kota di Indonesia yang menyelenggarakan Pilkada,”ujar Sahrudin, Jumat (4/9/2020).

Menurutnya, alasan lain Gerindra mendukung kedua kalinya sebab melihat banyak pekerjaan yang belum selesai di kerjakan Irna-Tanto pada periode pertama sehingga bisa dilanjutkan ke periode kedua.

Setelah rekomendasi turun ke petahana, Gerindra akan menguatkan internal untuk memenangkan Irna-Tanto. Namun saat ditanya terkait mahar politik, Sahrudin mengaku tak tahu menahu soal hal itu.

“Kalau itu (mahar politik) gak ngerti saya. Itu mah diluar kita,”imbuhnya.

Sekertaris DPD Gerindra Pandeglang  yang juga Ketua DPRD Pandeglang Tb Udi Juhdi mengungkapkan, arah dukungan bisa saja berubah dan tiba bisa diprediksi, lantaran politik dinamis. Udi juga menjelaskan terkait surat tugas yang diberikan DPD Gerindra Banten kepada Thoni.

**Baca juga: Bawaslu Ingatkan Ancaman Pidana Soal Mahar Politik di Pilkada Pandeglang.

Menurutnya, surat tugas itu untuk mematangkan pendampingan Thoni yang bakal melawan petahana. Setelah Thoni  yang diusung PKB dan berkoalisi dengan PPP berpasangan dengan Miftahul Tamamy, tetap kedua nama tersebut disodorkan ke Prabowo termasuk nama petahana.

“Politik kan dinamis, tidak bisa di prediksi bisa saja terjadi. Surat tugas pendelegasian kepada Thoni untuk mematangkan calon wakil, berjalannya waktu sesuai waktu yang ditentukan pula, Pak Thoni menyodorkan wakil, hasil pematangan yaitu Imat (Miftahul Tamamy). Itu pun ditempuh dan ditindaklanjuti ke DPP. Jadi yang dimunculkan Thoni Fathoni Mukson – Imat dan Irna Narulita – Tanto Warsono Arban,”jelas Udi.
(Aep)

Berita Terbaru