oleh

Harapan Warga, Begini Kriteria Wakil Rano

Kabar6-Rano Karno diharapkan bisa memilih calon wakil yang bisa memahami kebudayaan masyarakat Banten dan bisa memanajemen roda organisasi di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten.

 

Pasalnya, kesenjangan pembangunan dirasa masih terjadi di wilayah peninggalan Ratu Atut Chosiyah, khususnya di wilayah Banten Selatan (Bansel).

 

Demikian disampaikan Suhaemi, salah satu tokoh masyarakat Banten, menyikapi akan dilantiknya Rano Karno menjadi Gubernur Banten definitif.

 

“Wagub Banten harus tahu kultur dan kebudayaan masyarakat banten,” ujar Suhaemi usai mengikuti diskusi dengan Banten Cyber Journalist Forum, Kamis (28/05/2015).

 

Menurutnya, Wagub Banten nantinya juga harus bisa memikirkan masyarakat yang ada di pedesaan.

 

“Harusnya di perkampungan itu didirikan sekolah, biar anak-anak itu gak gelantungan di jembatan (berangkat sekolahnya),” kata Suhaemi lagi.

 

Lebih jauh, mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dan salah satu pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) itu mengharapkan, Pemprov Banten pun bisa membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di tempat-tempat terpencil.

 

Sehingga, akses kesehatan bagi masyarakat Banten dapat dirasakan. “Bila perlu, setiap tempat di pedalaman (Banten) ada Puskesmas. Jangan sampai getah kayu dijadiin obat,” terangnya.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua perguruan silat TTKDH Banten ini pun mengkritik sejumlah aksi demonstrasi yang kerap terjadi di Provinsi Banten.

 

Dirinya menilai aksi demonstrasi menuntut Rano Karno turun tersebut, tidak menghasilkan perbaikan apapun bagi Tanah Jawara, kecuali kekisruhan. ** Baca juga: Yuk, ke Festival Kopi Tanah Air Kita di The Breeze

 

“Rano itu menjadi pemimpin berdasarkan Undang-undang. Beri dia kesempatan untuk bekerja. Kita bantu dia, jangan didemo terus. Berikan saran, berikan program, jangan sampai Banten jalan di tempat,” tegasnya.

 

Kriteria cawagub Banten yang akan mendampingi Rano Karno pun sama dengan keinginan dari kalangan birokrat di Pemprov Banten. Di mana, cawagub diharapkan bisa mengisi kekurangan roda organisasi di lingkup pemerintahan di Banten.

 

“Mau dari mana pun, bagi kita yang penting bisa membangun Banten. Tapi kita harus memikirkan juga Pemprov Banten, tidak ada organisasi yang sempurna. Sehingga wakil bisa membantu bagian-bagian yang kurang di Pemprov Banten,” kata Karo Humas dan Protokol Provinsi Banten, Deden Apriandi.

 

Diketahui, Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, kini tengah mengurus surat Keputusan Presiden (Kepres) pengangkatan Rano Karno menjadi Gubernur Definitif di tanah Seribu Kyai Sejuta Santri.(tmn/din)

Berita Terbaru