oleh

Hanura Tepis Tudingan Malaysia ke Jokowi

Kabar6-Presiden Joko Widodo dituduh arogan dan angkuh oleh media asal Malaysia. ITu terkait dengan rencana akan menenggelamkan kapal ilegal pencuri ikan di wilayah perairan Indonesia.

Namun, tuduhan itupun langsung dijawab dan ditepis oleh DPP Hanura saat acara konsolidasi organisasi sayap partai di Kota Serang, Banten.

“Saya pikir tidak arogan, karena itu perspektif bahasa. Penenggeleman itu kan bagi yang melanggar hukum,” kata Wisnu Dewanto, Ketua DPP Hanura Bidang Pemuda dan Olah Raga, Senin (1/12/2014).

Menurutnya hal tersebut sama saja seperti para warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri. Warga negara Indonesia yang melakukan keasalahan pun tetap mendapatkan hukuman di negara tempatnya bekerja.

Wisnu pun menolak bahwa pernyataan Jokowi yang akan menenggelamkan kapal asing adalah tindakan yang provokatif, “Bagaimana TKI kita yang melakukan pelanggaran di beri tindakan tegas. Itu hanya memberikan penegasan, tidak untuk melakukann provokatif,” tegasnya. **Baca juga: Hari AIDS, Siswa Yuppentek Tangerang Turun ke Jalan.

Seperti yang selama ini ramai diberitakan, bahwa media asal Malaysia, Utusann menulis berita mengejutkan dalam tajuk rencana yang melabeli Jokowi sebagai sosok yang angkuh dan lebih memilih pendekatan konfrontasi akibat ingin menenggelamkan kapal penjaring ikan ilegal.(tmn/din)

Berita Terbaru