oleh

Hal Penting yang Harus Diperhatikan untuk Jaga Air Minum Kemasan Tetap Aman dan Bersih

Kabar6-Untuk menjaga tubuh tetap bekerja dengan optimal, kita membutuhkan asupan cairan terutama air mineral setiap harinya. Air minum kemasan menjadi salah satu solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, selama Anda beraktivitas sepanjang hari.

Di sisi lain, Anda harus memperhatikan sejumlah hal saat memilih sebuah produk air kemasan. Selain itu, air minum kemasan juga perlu dipastikan kebersihan dan keamanannya.

Apa saja dan bagaimana caranya? Melansir Hellosehat, syarat utama dari air minum kemasan yang sudah layak dan aman untuk diminum dapat diketahui secara fisik, yaitu ditandai dengan tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa.

Pastikan pula produk tersebut terdaftar dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga keamanannya terjamin. Selalu teliti memeriksa tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan produk, dan pastikan produk berada di tempat penyimpanan yang sesuai anjuran masing-masing kemasan.

Selain itu, pastikan pula segel botolnya masih dalam kondisi rapat dan aman. Setiap produk minuman memiliki segel kemasan berbentuk ring atau cincin pengaman pada leher botol. Cincin tersebut mengatup erat penutup minuman, sehingga tidak terbuka dengan mudah. Maka itu, Anda membutuhkan ‘sedikit usaha’ saat membuka penutup botol air mineral atau produk minuman kemasan botol lainnya.

Fungsi segel cincin yang terdapat pada penutup botol minuman kemasan ini sebagai penanda bahwa minuman tersebut belum dibuka dan diminum orang lain. Selain itu, segel yang masih rapat juga mencegah minuman air kemasan terpapar bakteri, virus, atau zat berbahaya lainnya.

Sebagian besar air minum dalam kemasan sudah melewati berbagai proses, seperti perizinan dan sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku untuk memastikan keamanan air minum bagi kesehatan.

Kualitas air minum dalam kemasan dipastikan melalui inspeksi sanitasi, pengambilan sampel air, pengujian kualitas air, dan analisis hasil pemeriksaan laboratorium selalu diawasi.

Air rebusan memang dapat membunuh bakteri, virus, protozoa, atau agen patogen lainnya. Namun tidak menghilangkan semua kontaminan setelah dimasak, beberapa jenis pestisida, hormone dan residu pupuk masih dapat tertinggal di air bahkan setelah dimasak.

Sumber air yang digunakan untuk minum juga harus memenuhi syarat, seperti jarak dengan jamban. Dengan kata lain, walaupun air terlihat bersih, belum tentu aman untuk dikonsumsi. Karena itulah, air minum dalam kemasan merupakan pilihan yang aman untuk diminum.

Botol air minum yang telah digunakan dapat mengandung bakteri atau jamur yang tumbuh di lingkungan lembap. Bakteri atau jamur dapat menempel dari mulut, tangan, atau benda lain yang mungkin bersentuhan saat minum atau membuka botol.

Penelitian terhadap 255 wanita post menopause yang secara rutin minum air mineral tinggi kalsium memiliki massa tulang yang lebih padat dibanding yang minum air rendah kalsium.

Lalu, penelitian terhadap 70 dewasa selama satu minggu dengan tekanan darah tinggi yang rutin minum air mineral satu liter per hari mengalami penurunan tekanan darah. ** Baca juga: Pusing Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?

Jadi, pastikan keamanan dan kebersihan air minum kemasan yang Anda konsumsi.(ilj/bbs)

Berita Terbaru