Gurihnya Baby Fish Krispy Produksi Kampung Buruh Migran Wonosobo

Baby Fish Krispy.(fit)

Kabar6-Baby fish krispy yang berasal dari olahan ikan kecil air tawar (mirip ikan teri) ini cukup laris manis di pasaran. Jangankan pasaran dalam negeri, produk Baby Fish Krispy ini sudah melalang buana hingga manca negara seperti Turki, Inggris, Hongkong, Taiwan dan Singapore.

Citarasa Baby Fish Krispy ini ‘kriuk’ banget, apalagi aroma bawang putih berpadu rasa samar asin dan gurih yang berasal dari olahan beberapa macam bumbu yang meresap. Gurih tenan rek!

“Baby Fish Krispy ini terbuat dari ikan kecil air tawar mirip teri yang diolah menggunakan tepung terigu, tepung beras, bawang putih, lada, ketumbar serta kemiri dan garam,” kata Maizidah Salas saat membuka gerai kuliner di Hall 5 ICE BSD, Tangerang, Senin (7/5/2018).

Masalah harga tak perlu khawatir, hanya Rp20 ribu untuk kemasan 150 gram dan Rp30 ribu untuk kemasan 250 gram. Wow murah banget!

Terkait aneka produk yang dibawanya dari Wonosobo, Maizidah sedikit bercerita tentang pengolahan produk gurih Baby Fish Krispy.

Baby Fish Krispy merupakan salah satu produk hasil tangan dari sekelompok wanita eks-Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami trauma berat saat bekerja di negeri orang dan tergabung dalam Kampung Buruh Migran Cabang Wonosobo, Jawa Tengah.

Ratusan eks-TKI yang berasal dari Wonosobo ini di ajak bergabung ke dalam Kampung Buruh Migran yang diketuai oleh Maizidah sendiri di daerah Wonosobo.

Kata Maizidah, teman-teman yang mengalami trauma fisik dan mental saat bekerja di negeri orang, ditampung di Kampung Buruh Migran untuk diberikan training, seminar dan pelatihan agar kedepannya dapat mandiri dengan menghasilkan produk kreatif yang berpotensi ekonomi.

“Kita berikan seminar, training dan pelatihan kerja produktif ekonomis kepada para eks-TKI agar mau berjuang mandiri tanpa harus menjadi tenaga kerja di luar negeri,” kata wanita yang juga menjadi pembicara tentang TKI di Rapat Koordinasi Teknis Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Barat dan Timur Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Nusantara 2, Hall 5, ICE BSD.

Kampung buruh migran yang didirikan Maizidah sejak 2007 silam kemudian diadopsi oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menjadi Desa Buruh Migran yang ada di beberapa titik di Indonesia.**Baca Juga: Sempurnakan Busana Anda dengan Kalung Batik Etnik.

“Kampung Buruh Migran yang saya dirikan merupakan kampung TKI pertama di Indonesia,” pungkas Maizidah.(fit)