oleh

Gunakan Masker Kain, Ada 5 Hal yang Harus Diperhatikan

Kabar6-Menggunakan masker saat keluar rumah menjadi salah satu bentuk pencegahan COVID-19. Hal ini dilakukan agar percikan air liur orang lain tidak dapat masuk ke area mulut dan hidung.

Di satu sisi, keberadaan masker kini sudah menjadi semacam barang langka. Karena itulah, alternatif yang bisa digunakan adalah memakai masker yang terbuat dari kain.

Meskipun masker kain tidak dapat menyaring mikroorganisme secara efektif, Pusat Pengendalian dan Pencegahan (CDC) di Amerika Serikat, tetap menyarankan menggunakan masker kain dalam kondisi ekstrem atau kelangkaan masker. Namun sebelum menggunakan masker kain, melansir Popbela, Anda sebaiknya memperhatikan lima hal berikut:

1. Gunakan masker yang tepat
Pastikan Anda memilih masker kain yang memiliki dua sisi seperti surgical mask pada umumnya. Hal ini agar dapat membedakan bagian dalam dan bagian luar. Pastikan tidak tertukar antara bagian dalam dan luar ketika menggunakannya kembali.

2. Masker kain hanya dapat bertahan selama tiga jam
Pengunaan masker kain ini juga mempunyai aturan tersendiri. Disarankan untuk segera mengganti masker yang lebih bersih setelah pemakaian selama tiga jam. Terlebih, jika beraktivitas di luar lapangan. Sebaiknya, selalu sediakan masker cadangan dalam tas.

3. Selalu perhatikan cara melepas
Jangan asal ketika melapas masker dari wajah. Lepaskan masker dengan mengambil tali dari bagian bekajang dan tarik kedepan. Jangan menyentuh bagian tengah masker, karena terdapat berbagai macam bakteri. Setelah itu, pastikan mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik.

4. Sekali pakai langsung dicuci
Karena alasan kesehatan, ada baiknya ketika menggunakan masker kain, segera cuci dengan mesin atau tangan agar partikel dapat hilang secara sempurna. Jangan lupa, untuk keringkan masker di bawah sinar matahari. Karena itu, Anda bisa memiliki dua atau lebih masker kain dengan motif yang lucu dan menggemaskan.

5. Masker kain tidak dianjurkan untuk tenaga medis
Penggunaan masker kain tidak direkomendasikan untuk petugas medis yang menangani langsung dengan pasien COVID-19. Penggunaan masker kain ini justru memperbesar peluang penularan virus jika digunakan oleh petugas medis.

Bisa jadi virus tersebut menempel dan bertahan pada masker kain tersebut. ** Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Alami Overthinking?

Masker kain tidak mampu menyaring partikel kecil virus, sehingga penggunaannya membahayakan tenaga medis. Jadi, Anda bisa turut membantu tenaga medis dengan menggunakan masker kain. dan memberikan surgical mask kepada yang membutuhkan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru