oleh

Gotong Royong, Warga Desa Pesanggrahan Perbaiki Kantor TPU yang Terbengkalai

Kabar6-Warga desa Pesanggrahan bergotong royong memperbaiki Kantor Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasanggrahan yang terbengkalai. Bangunan yang dibuat dari anggaran Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman berlokasi di Perumahan Taman Kirana Surya Desa Pesanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang itu sudah lama tidak terurus.

Pengurus TPU Kirana Pasanggrahan Sidik mengatakan, saat ini sedang dilakukan perbaikan kantor dan halaman luarnya sedang dalam pengurukan tanah, untuk penerangan listrik sudah terpasang meski harus meroggok kantong sendiri.

“Alhamdulillah listrik sudah terpasang, untuk kantor luar dalamnya sedang diperbaiki, sekarang kami sedang menguruk tanah untuk halamannya, untuk anggarannya pakai uang sendiri dulu, kalau anggaran dari Dinas sesuai dengan Musrembang kemaren, baru dapat anggaran nanti di tahun 2020,” ujar Sidik saat ditemui dilokasi TPU Kirana, Sabtu (21/9/2019).

Sidik menambahkan, agar TPU bisa terlihat rapi, memang dibutuhkan kerjasama dengan masyarakat setempat melalui gotong royong. Menurutnya TPU untuk warga muslim dengan luas lebih kurang 5.564 M2 dan non muslim 4036 M2 ini membutuhkan waktu yang lama kalau memperbaiki sendiri.

“Biar cepat terlihat rapih TPU ini, saya butuh kerjasama dengan pengurus lingkungan, lama kalau saya sendiri, begitu juga dengan pendataan yang sudah meninggal perlu kerjasama dengan pengurus BSK masing masing RT/RW,” tutur Sidik.

Dijelaskannya, dari 2002 sampai dengan 2019 ini yang sudah terdata dan mendapatkan surat ijin penggunaan tanah makam (IPTM) dari Dinas baru sekitar 77 jiwa dan yang lainnya masih banyak yang belum.

**Baca juga: Satgas Pantau Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Kabupaten Tangerang.

“Baru 77 jiwa yang sudah dapat IPTM yang lainnya masih banyak yang belum, hal ini penting untuk laporan ke Dinas, maka dari itu saya berharap kerjasamanya dengan pengurus BSK,” jelasnya.

Madrais, Kepala desa Pasanggrahan saat di konfirmasi terkait Anggaran Belanja Tahunan (ABT) untuk jembatan penyeberangan ke makam warga non muslim yang dulu pernah diajukan kepada Camat Solear diakuinya sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Ya, untuk jembatan penyebrangan kuburan non muslim belum ada tembusannya lagi, tolong di tindaklanjuti, dulu pak Camat sudah oke,” Madrais lewat pesan singkatnya. (N2P)

Berita Terbaru