oleh

Gelombang Panas Ekstrem Landa Australia, Pria Ini Panggang Daging di Mobil

Kabar6-Akibat gelombang panas ekstrem yang melanda Australia, seorang pria bernama Stu Pengelly yang tinggal di Perth mengaku bisa memanggang daging dalam mobilnya.

Pengelly mengatakan bahwa dia meninggalkan 1,5 kilogram daging dalam Datsun Sunny tuanya selama 10 jam ketika suhu awal mencapai 38,8 derajat Celsius.

“Itu berhasil,” demikian tulis Pengelly di akun Facebook miliknya. Pengelly, melansir Independent, mengatakan dia menggunakan termometer sepanjang hari untuk mengukur suhu. Dia mengaku saat itu pada pukul 07.00 waktu setempat, suhu mencapai 30 derajat Celcius, dan pada pukul 13.00 suhu di mobilnya mencapai 80,5 derajat Celsius.

Pengelly mengungkapkan, mobilnya memiliki kaca jendela berwarna, dengan segel pintu dan jendela yang sudah tua serta lubang karat besar di atap, yang sedikit mencegah mobil terlalu panas.

“Jika ini adalah mobil keluaran terbaru & dicat hitam, maka suhunya bisa naik secara signifikan,” tulis Pengelly lagi.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh Australian Broadcasting Corporation (ABC), terlihat Pengelly memotong daging menjadi dua dan menggigitnya. “Sedikit bumbu Texas, garam dan merica. Ini berhasil! Kerja bagus Datsun!” ujarnya.

Pengelly menulis, eksperimennya dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang meninggalkan siapa pun atau sesuatu yang berharga di dalam mobil panas.

“Peringatan saya adalah jangan tinggalkan siapa pun atau apa pun sebelumnya di mobil panas, bahkan untuk waktu sebentar.”

Ditambahkan, “Jika Anda melihat anak-anak atau anjing di dalam mobil panas, JANGAN RAGU UNTUK MEMECAHKAN JENDELA untuk mengeluarkan mereka SECEPATNYA. Bukan kejahatan melakukan ini & Anda bisa menyelamatkan nyawa. Mohon waspada,” katanya. ** Baca juga: John dan Charlotte, Pasutri Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun Pernikahan ke-80

Diketahui, Perth dilanda gelombang panas ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya. Awal bulan ini, Perth mencatat minggu pertama musim panas ‘paling panas’ yang pernah tercatat dalam sejarah.(ilj/bbs)

Berita Terbaru