Filipina Berencana Bebaskan Semua Ruang Publik dari Asap Rokok

Ilustrasi/nytimes

Kabar6-Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengatakan bahwa pemerintahnya sedang mempertimbangkan kebijakan yang akan melarang masyarakat Filipina merokok di ruang publik, baik itu di area indoor ataupun outdoor.

Presiden Duterte menyebutkan jika kebijakan ini sebenarnya hanyalah perluasan kebijakan lama yang telah dilakukannya saat menjadi walikota di Davao, Filipina bagian selatan. Melansir nytimes, Duterte menyebutkan jika kebijakan ini telah berhasil dicanangkan di Davao dan masyarakat pun menyambut baik akan hal ini. Menteri Kesehatan Filipina, Paulyn Ubial, juga menyebutkan jika presiden menandatangani kebijakan ini, bersamaan dengan adanya peraturan baru pencantuman gambar peringatan yang seram pada bungkus rokok pada awal November mendatang.

Dikatakan Ubial, presiden berharap agar ruang publik di Filipina bisa benar-benar terbebas dari asap rokok secara keseluruhan. Artinya, area seperti taman, terminal bus, atau bahkan kendaraan umum harus tidak dipenuhi dengan asap rokok sedikit pun. Meskipun terkesan menghalangi hak para perokok, cara ini dianggap sangat efektif untuk menjauhkan mereka yang tidak merokok agar tidak menjadi perokok pasif.

Para perokok juga sebaiknya sadar jika kegiatan mereka bisa erugikan orang lain sehingga baru bisa merokok di area khusus tersendiri yang akan disediakan baik itu di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

Pemerintah juga akan menyiapkan pasukan khusus yang akan memastikan para perokok mematuhi aturan ini dengan baik. Presiden Duterte tidak peduli dengan protes dari industri rokok berskala besar mengingat peraturan ini tentu akan merugikan mereka. Menurutnya, hal yang utama adalah ia ingin kebijakan yang baik untuk masyarakat bisa segera ditetapkan. ** Baca juga: Tragis! Seorang Wanita Hilang Ingatan 3 Bulan Sebelum Menikah

Langkah yang tepat.(ilj/bbs)