oleh

Es Teler 77 mendapatkan Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan Tahun 2019

Kabar6-Sebagai restoran fast food terbesar di Indonesia, Es Teler 77 turut berkontribusi untuk mengurangi jumlah sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Dari 44 restoran yang mengikuti program Jakarta Less Waste Initiative, Es Teler 77 Resto Adityawarman mendapatkan Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan tahun 2019 sebagai top 6 restaurant di yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

“Sejak awal tahun 2019, kita memang sudah mengurangi pemakaian plastik dan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan di seluruh kemasan kami. Selain itu, kami juga menggunakan piring beling untuk makan di tempat. Kami sangat mendukung program ini karena mendorong para pengusaha supaya lebih mencintai lingkungan kita,” tutur Yenny Setia Widjaja, Presiden Direktur dan salah satu pendiri Es Teler 77.

Dengan total kapasitas TPST Bantargebang hanya sebanyak 49 juta ton dan luas 110 hektare, kondisi saat ini sudah dipenuhi sampah sekitar 39 juta ton dan hanya tersisa kapasitas 10 juta ton.

Diperkirakan tahun 2021, akan mencapai kapasitas maksimal dengan volume sampah Jakarta saat ini yang mencapai 7.000 ton per harinya dan jumlah akan meningkat sebanyak 300 ton per tahun.

Menanggulangi pemasalahan ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membuat program Jakarta Less Waste Initiative yang mengajak para pengusaha untuk turut andil mengurangi jumlah sampah di Jakarta.

Program terbagi menjadi dua kategori yaitu restoran dan gedung. Banyak sekali pengusaha yang mendukung kegiatan ini dan apresiasi diberikan kepada usaha yang mengurangi jumlah sampah terbanyak dalam masa periode program berjalan.

**Baca juga: Ratusan Peserta Antusias Ikuti Lomba LASKAR Es Teler 77.

Periode program berjalan selama enam bulan dari Juni – November 2019. Selama program berlangsung, partisipan akan mendapatkan pelatihan persampahan, konsultasi, hingga monitoring dan evaluasi.

Program ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah di Jakarta hingga 29% atau 2.030 ton setiap harinya.(Fit)

Berita Terbaru