oleh

Enam ABG Pelaku Kekerasan Belum Ikuti Konseling

Kabar6-Enam dari delapan anak terduga pelaku penganiayaan terhadap MZA, 16, pelajar asal Serpong, Tangerang Selatan, difasilitasi konseling. Mereka telah menyunduti rokok dan tempeli besi panas pada kulit teman sebayanya.

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel, menyebutkan kalau anak-anak terduga pelaku kekerasan juga akan mendapat layanan konseling psikologis, selain layanan pendampingan hukum selaku anak berhadapan hukum (ABH).

“Karena terduga pelaku ini juga anak. Kemarin sudah kita infokan ke orangtuanya untuk ke P2TP2A, untuk diberikan layanan konseling,” kata Kepala UPTD P2TP2A Tangsel, Tri Purwanto, Kamis (26/5/2022).

Meski telah diinformasikan ke para orang tua anak – anak terduga pelaku kekerasan, Tri mengaku belum ada anak dan orang tua yang datang mendampingi pendamping konseling psikologis ke kantor P2TP2A Tangsel.

**Baca juga: Hari Ini ABG Korban Kekerasan di Serpong Mulai Sekolah

“Belum ada satupun, ada yang datang. Masih menunggu persetujuan dari bapaknya. Secara umum mereka mau karena menanyakan alamat kita dan sudah kita berikan alamat,” ujarnya.

Tri menyebutkan, informasi pendamping konseling psikologis itu, baru disampaikan tehadap 6 orang tua terduga ABH dari 8 ABH terduga pelaku penganiayaan dan kekerasan terhadap MZA.(yud)