oleh

Empat Organisasi Teroris yang Bikin Kamu Merinding

Kabar6-Salah satu hal yang paling ditakuti di hampir seluruh negara di dunia adalah teroris, karena aksi mereka sudah pasti mengancam keselamatan banyak warga dunia.

 

Nah, berikut adalah organisasi teroris, yang meskipun belum banyak terdengar, aksi mereka tidak kalah kejam:  ** Baca juga: Orang Ini Membunuh Dengan Alasan Konyol

 

1. Japanese Red Army (JRA)

Didirikan oleh Fusako Shigenobu di Lebanon pada 1971. Merupakan salah satu organisasi terorisme yang ditakuti. Japanese Red Army lebih memilih menggunakan bom dan senjata api ketimbang mengajukan protes untuk menyuarakan hak mereka.

 

JRA beraliansi kuat dengan beberapa grup anti Israel di Timur Tengah. Salah satu aksi mereka adalah pembunuhan massal di Lord Airport pada 1972, sehingga mengakibatkan 79 orang terluka parah, serta menewskan 26 orang Amerika, Israel, dan Kanada.

 

2. Ordine Nuovo

Merupakan organisasi teroris yang dimulai akhir tahun 50-an di Italia. Mulai memberikan teror kepada para politisi yang dianggap busuk, bom beruntun beruntun di berbagai kota Italia.

 

Pada 12 Desember 1969, Ordine Nuovo meledakkan bom di Piazza Fontana, Milan, sehingga mengakibatkan 16 nyawa melayang, dan 88 orang terluka. Belum genap setahun, mereka meledakkan bom di daerah perbatasan Roma dan Messina, dengan korban enam orang tewas dan 100 lainnya luka-luka. Pada 1974, Ordine Nuovo membunuh delapan orang aktivis antifasis dengan granat, dan meledakkan kereta Ferrovie Dello Stato di Roma.

 

3. 17 N (17 November)

Merupakan organisasi terorisme garis keras, yang dibentuk di Yunani pada 1975. Tujuannya untuk mengusir militer Amerika dan Turki yang berada di Yunani. Target pembunuhan kebanyakan adalah para pejabat. Salah satunya pembunuhan yang dilakukan atas pimpinan CIA, Richard Welch dan seorang Kapten Angkatan Laut, George Tsantes. Aksi mereka tergolong sangat berani, mulai dari pengeboman hingga penggunaan roket.

 

4. Azanian’s People Liberation Army (APLA)

Meskipun banyak ditentang, di Afrika Selatan organisasi teroris ini justru mendapat banyak dukungan, karena menentang sistem rasis kepada kulit hitam di seluruh dunia.

 

Salah satu aksinya, APLA melakukan penyerangan ke sebuah klub golf di King William’s Town pada 1992, yang menewaskan empat orang. Aksi lain adalah serangan di sebuah bar di Cape Town, yang membuat lima nyawa melayang. Alasan aksi APLA mendapat banyak dukungan, karena dianggap sebagai satu-satunya pembela kebenaran meskipun dilakukan melalui cara yang kejam. (ilj)

Berita Terbaru