oleh

Dunia Usaha dan Industri Tangsel di Ujung Tanduk, Apindo Bersurat ke Airin

Kabar6-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang Selatan memberikan surat ke Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany terkait diujung tanduknya dunia usaha dan industri di Kota Tangsel.

Para pengusaha menjerit setelah mengetahui angka UMK 2020 yang diprediksikan akan naik sebesar 8,51 persen berdasarkan surat Kementrian Ketenagakerjaan, yang berarti UMK di Tangsel tahun 2020 sebesar Rp4,1 juta lebih.

Ketua Apindo Tangsel, Adwin Sjahrizal mengatakan, dalam rangka memperjuangkan nasib dunia usaha dan industri yang ada di Kota Tangerang Selatan, Apindo DPK Tangerang Selatan bersurat kepada Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Rabu 6 November 2019.

“Dibutuhkan pandangan serta arahan dari walikota terkait dinamika pengupahan dan sektoral Kota Tangerang Selatan yang dianggap sudah sangat tinggi oleh para pengusaha di Tangsel,” ujarnya kepada Kabar6.com di Restoran Telaga Seafood, Serpong, Kota Tangerang Selatan. (Jumat, 8/11/2019).

Senada Sekretaris Apindo Tangsel, Yakub Ismail menuturkan, benar Apindo telah bersurat kepada Ibu Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diany.

“Surat tersebut dibuat pada hari senin tanggal 4 November 2019 dengan nomor surat 14/apindo-tangsel/SP/XI/2019 yang telah diregistrasi oleh bagian penerima surat walikota,” ungkap Yakub.

Yakub melanjutkan, dunia usaha dan industri lintas sektor yang ada di Kota Tangerang Selatan sangat berharap kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk dapat memberikan perhatian yang serius dengan kondisi dunia usaha dan industri yang sudah mengkhawatirkan.

“Kenaikan UMK Tahun 2020 sebesar Rp4,1 juta lebih ini menjadi sangat fantastis di Tangsel, dan untuk angka tersebut sendiri belum ditambahkan sektoral yang persentasenya 5 sampai dengan 15 persen,” gerutunya.

“Untuk UMK saja rasanya sudah tidak mampu, apalagi ditambah sektoral,” kesalnya.

Untuk itu pemegang kebijakan tertinggi di Kota Tangerang Selatan, lanjut Yakub, harus hadir dan menjadi penengah dalam situasi ini.

**Baca juga: Begini Kronologis Pengeroyokan di Pondok Aren.

“Jangan hanya melempar bola kepada SKPD, yang akhirnya hanya akan membuat pernyataan-pernyataan yang tak pernah kunjung ditepati selama bertahun-tahun, bahwasanya akan melakukan kajian komperhensif terkait usaha dan industri lintas sektor yang ada di Tangerang Selatan, dan pada akhirnya semua menjadi klimaks, dan kalau sudah begini pastinya dunia usaha dan industri yang dirugikan,” paparnya.

Atas nama seluruh pengusaha di Tangsel, Yakub menuturkan, pihaknya berharap semoga Ibu Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dapat mendengar, serta melihat realita dunia usaha atau industri yang ada untuk dapat mengambil langkah-langkah yang strategis.

“Yang kiranya dapat menjadi penyeimbang yang berkeadilan bagi dunia usaha atau industri dan pekerja. Demi terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, serta iklim usaha atau investasi yang kondusif di Kota Tangerang Selatan,” tutupnya.(eka)

Berita Terbaru