oleh

Dua Titik Ini Jadi Lonjakan Penumpang Bus AC Ciputat-Blok M

Kabar6-Dua lokasi shelter moda angkutan massal di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) termonitor menjadi titik konsentrasi penumpang terbanyak. Identifikasi ini diketahui dari hasil uji coba selama sepekan menjelang pengoperasian bus AC Trans Jabodetabek jurusan Ciputat-Blok M.

 

Demikian diungkapkan Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa kepada wartawan ditemui di SBU Transjabodetabek Jalan RE Martadinata KM 6 Nomor 15, Kecamatan Ciputat, Selasa (1/10/2014).

 

“Ada di titik Pasar Ciputat dan UIN (Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah),” ungkapnya.

 

Setiap harinya, kata dia, mulai pukul 06.00 sampai 07.00 WIB pada kedua titik tersebut lonjakan penumpang cukup signifikan. Sedangkan dari arah sebaliknya pukul 16.00 sampai 17.00 titik naik penumpang menuju Kota Tangsel dari Terminal Blok M dan Rumah Sakit (RS) Pusat Pertamina.

 

Dijelaskannya, sebanyak 10 unit armada pengganti bus P-21 yang telah bangkrut ini terintegrasi dengan moda angkutan massal busway. Sehingga penumpang bisa melanjutkan perjalanan secara gratis bila tak keluar dari koridor busway.

 

Bagi penumpang bisa memarkirkan kendaraan pribadi miliknya di Pool PPD untuk bertolak ke daerah tujuan. Sebab pada lahan milik perusahaan pelat merah tersebut memiliki luas lebih dari 8 ribu meter mampu menampung banyak mobil untuk diparkir (park and ride).

 

“Untuk membentuk image (citra) yang positif Perum PPD telah membuat terobosan-terobosan baru. Di antaranya remunerasi bagi awak bus berupa gaji dan tunjangan,” terang Pande. **Baca juga: Pemkot Tangsel Audisi Pengganti Dadang

 

Seperti diinformasikan kabar6.com sebelumnya, bus bantuan hibah dari Kementerian Perhubungan ini melintasi Ciputat Raya-Juanda-Pondok Indah-Radio Dalam-RSP Pertamina-CSW-Terminal Blok M. Setiap penumpang hanya dikenai tarif Rp 7 ribu per sekali naik tanpa keluar koridor.

 

Setiap unit bus terdiri atas 32 seat atau kursi penumpang yang dilengkapi fasilitas penunjang berbeda dari moda transporasi darat lainnya. Seperti fasilitas Air Conditioner (AC), sinyal Global Positioning System (GPS), microphone di dashboard dekat kemudi dan dua kamera pengintai (CCTV).

 

Sehingga dapat termonitor dari Kantor Pusat PPD di Cawang, Jakarta Timur dan Pool PPD di Ciputat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi awak bus dan penumpang.(yud)

Berita Terbaru