oleh

DPRD Prihatin Ada Makanan Gunakan Kimia Berbahaya

Kabar6-Pihak Komisi III DPRD Kota Tangerang mengaku prihatin terhadap banyaknya lokasi pengolahan makanan yang belakangan ini digerebek kepolisian setempat, lantaran diindikasi kuat mengandung zat kimia berbahaya.

 

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Solihin mengungkapkan, bahwa beberapa kasus tersebut telah membuktikan lemahnya kinerja pengawasan dinas-dinas terkait di pemerintah setempat. ** Baca juga: Home Industri Kikil Berbahaya Digerebek Polisi Tangerang.

“Ya, sangat prihatin sekali. Itu semua kan memang yang sering dikonsumsi keluarga kita, terutama anak-anak. Lagi-lagi yang jadi korban kan kita, orang-orang susah,” sesalnya.

Pria yang akrab disapa Liking ini pun berpendapat, Pemkot Tangerang dinilai telah kecolongan, karena tidak dapat melakukan pengawasan secara periodik.

“Seharusnya, seluruh SKPD yang terkait dapat melakukan pengawasannya secara periodik. Coba kita lihat, jajanan yang di sekolah-sekolah, mana pernah dikontrol/awasi. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” tegas Liking.

Dia juga menambahkan, sudah seyogyanya pemerintah tidak lagi beralasan apapun, terkait dengan teknis pengawasan di lapangan.

“Kalau masalahnya anggaran, kita pasti setujui, asal dapat dipertanggungjawabkan. Kalau bicara minim SDM, ya berarti harus libatkan masyarakat, artinya pegawai pemerintah harus dekat dengan warganya. Pemkot kan punya mata dan telinga, yaitu Kesbang, itu harus dimaksimalkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah lokasi home industri yang memproduksi saos di wilayah Kecamatan Cipondoh, digerebek Satnarkoba Polres Metro Tangerang, karena diindikasi kuat menggunakan zat pewarna berbahaya.

Beberapa minggu kemudian, petugas Polda Metro Jaya, juga menggerebek lokasi pengolahan usus ayam mengandung formalin di Tanah Tinggi. ** Baca juga: Dewan Tangsel Nyontek Kota Yogya dan Surabaya.

 

Teranyar adalah, penggerebekan lokasi pengolahan makanan jenis kikil yang diduga mengandung zat kimia berbahaya oleh Satnarkoba Polres Metro Tangerang, dikawasan Kecamatan Neglasari.(ges)

Berita Terbaru