oleh

DPRD Enggan Campuri Urusan Warga Villa Balaraja

Kabar6-Polemik antara warga perumahan Villa Balaraja dengan PT Putera Utama Sentosa  Mandiri (PUSM), selaku pengembang perumahan, ihwal tuntutan perbaikan jalan rusak kian buntu.

DPRD Kabupaten Tangerang, yang dipercaya rakyat untuk mewakili aspirasinya justru cuek dengan persoalan yang dihadapi warga.

Bahkan, pernyataan tak sedap terlontar dari mulut Soesilo Hartono, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang asal Partai Demokrat ini, menuding warga dan PT PUSM, susah diatur. Sehingga, dia mengambil sikap untuk tidak mencampuri urusan kedua pihak.

“Saya gak mau campuri urusan mereka. Warganya brekele, pengembangnya juga brengsek,” ungkap Soesilo, kepada Kabar6.com, Senin (16/6/2014).

Sebenarnya, kata dia, dahulu pihaknya mengaku pernah menawarkan diri untuk mengurus serta mengawal penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang ada di perumahan itu ke Pemkab Tangerang.

Namun, warga dan pengembang perumahan tersebut tak memberikan kepercaayan kepada dirinya. “Ya sudah, diurus saja sendiri. Silahkan cari orang lain untuk mengurus masalah itu,” katanya.

Diketahui, warga perumahan Villa Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mengirim surat somasi ke PT PUSM, terkait kerusakan akses jalan dari pintu gerbang hingga keujung komplek perumahan itu.

Warga menuntut pihak pengembang, agar melakukan perbaikan atas kerusakan jalan tersebut. Pasalnya, fasilitas itu, merupakan satu- satunya akses yang digunakan warga untuk beraktivitas. **Baca juga: Villa Balaraja Akui Serahkan PSU ke Pemkab Tangerang.

Parahnya lagi, atas kerusakan jalan yang mirip kubangan kerbau itu warga banyak mengalami kerugian baik fisik maupu materi, karena di jalan tersebut kerap terjadi kecelakaan.(din)

Berita Terbaru