oleh

DPRD Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyelundupan BBM Bersubsidi

Kabar6-DPRD Kabupaten Tangerang mendesak aparat kepolisian terkait mengusut tuntas kasus penyelundupan BBM bersubsidi jenis solar dengan modus menggunakan mobil pribadi di SPBU Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Selain merugikan masyarakat, aksi penyelundupan itu juga dicurigai dilakukan oleh jaringan terorganisir yang bisa jadi melibatkan pihak SPBU dan industri yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Kami minta polisi mengusut tuntas kasus ini. Jangan hanya selesai ditingkat supir saja. Tapi polisi juga harus meringkus PT SPM (Sinergi Permata Mulya), memeriksa pihak SPBU terkait dan menelusuri indikasi industri yang menerima kucuran BBM bersubsidi tersebut,” ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Tangerang, Mohammad Nawa Said Dimyati, Rabu (31/10/2012).

Lebih jauh anggota Komisi I Bidang Kukum dan Perijinan DPRD Kabupaten Tangerang itu mengatakan, aksi penyelundupan BBM bersubsidi itu merupakan tindakan yang merugikan masyarakat banyak.

Bahkan, larangan penyalahgunaan BBM bersubsidi itu sejak awal juga sudah diwanti-wanti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kami juga akan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui dinas terkait untuk melakukan pengawasan sekaligus memberikan sanksi tegas kepada Industri dan SPBU nakal yang kedapatan melakukan tindakan curang terhadap BBM bersubsidi,” ujar Nawa Said lagi.

Sementara, Wakil Kepala Polsek Cikupa, AKP Suharyono berjanji akan mengusut kasus BBM bersubsidi itu hingga tuntas.

“Saat ini, Udin Tajo (30) dan Temmy (31), tersangka pengemudi mobil Isuzu Panther B2618 UC yang digunakan saat beraksi suah kami tahan,” kata Suharyono.

Kedua tersangka itu terancam sanksi sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 22/2001, tentang Minyak dan Gas (Migas).

Dalam waktu dekat, lanjut Wakapolsek, pihaknya juga akan memintai keterangan dari pihak Wawan alias Iwan Keling selaku bos PT Sinergi Permata Mulya (SPM), Wawan alias Iwan Keling dan pemilik SPBU Kawidaran.

Diketahui, aksi penyelundupan BBM bersubsidi jenis solar itu dibongkar oleh sejumlah aktivis LSM Panca Bhakti Nusantara (PBN), saat sedang beraksi di sebuah Stasiun Pompa Bensin Umum (SPBU) Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/10/2012), tengah malam.

Kedua pelaku sengaja menggunakan mobil Isuzu Panther yang bagian tangkinya sudah dimoifikasi hingga bia memuat BBM bersubsidi hingga 1 ton.(tom migran/sukardin)

 

Berita Terbaru