oleh

DPRD Desak Pemkot Serang Segera Kucurkan Dana Penanggulangan Covid-19

Kabar6-Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Juhmadi mendesak Pemkot Serang segera mengucurkan Belanja Tidak Terduga (BTT) Kota Serang tahun 2020, dalam menangkal penularan virus covid-19.

“”Pemkot Serang jangan sungkan mengeluarkan anggaran untuk melindungi masyarakat. Kan sudah ada dana BTT di BPKAD kurang lebih sekitar Rp 2 miliar. Gunakan dana itu untuk mencegah penyebaran virus Corona,” kata Jumhadi, Kamis (19/3).

Jumhadi mengatakan langkah preventiv perlu dilakukan melihat letak geografis Kota Serang sebagai pusat ibu kota Provinsi yang ramai dikunjungi pendatang. Menurutnya, perlu segera melakukan langkah pencegahan dalam menangkal penularan virus Corona. “Upaya preventif yang dilakukan akan memberikan manfaat ketimbang menjadi terlambat.”

Jumhadi mengatakan, dana BTT tersebut pemerintah daerah bisa menggunakannya untuk keperluan belanja pengadaan masker bagi masyarakat, hand sanitizer dan obat-obatan untuk  penyemprotan disinfektan.

“Belikan masker dan hand sanitizer bagikan kepada masyarakat. Semprot disinfektan di sekolah dan ruang publik untuk melindungi masyarakat itu langkah konkrit untuk melindungi masyarakat,” tutupnya.

Ketua Komisi V DPRD Banten, M. Nizar mengatakan, pasca ditetapkannya status bencana covid-19 oleh pusat yang diperpanjang hingga 29 Mei nanti, menjadi celah bagi daerah untuk mulai memikirkan daerahnya masing-masing dalam menagkal penularan virua corona agar tidak terus mewabah, melalui BTT yang dimiliki masing-masing.

“Ini statusnya bukan lagi Nasional, tapi sudah dunia. Sehingga harus cepat kita tangani,” katanya.**Baca juga: Asik Judi Pacuan Kuda, 6 Sopir di Serang Dicokok Polisi.

Untuk diketahui, saat ini Pemprov Banten telah menggelontorkan anggaran BTT penanganan Covid-19, sebesar Rp 10,065 miliar, ditambah dari dana CSR dari perusahaan di Banten sebesar Rp 8,1 miliar. Dengan begitu, total keseluruhan yang akan dikucurkan mencapai Rp 18 miliar lebih.

Jumlah tersebut belum termasuk bantuan dari perusahaan lainnya salam bentuk barang-barang dan alat kesehatan medis agar bisa ditempatkan di Rumah Sakit yang menjadi rujukan.(Den)

Berita Terbaru