oleh

DPRD Banten Tagih Gubernur WH Serahkan Draft Anggaran Covid-19

Kabar6-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diingatkan agar fokus dalam menyusun dana refocusing dari realokasi anggaran sebelumnya. Dana tersebut dialokasikan untuk keperluan penanganan serta pencegahan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

“Termasuk rincian anggaran pengamanan jaringan sosial yang akan diberikan langsung kepada masyarakat. Agar diharapkan bisa benar-benar dihitung sesuai dengan kondisi sebenarnya dilapangan, dan tentunya harus tepat sasaran,” kata Ketua DPRD Banten, Andra Soni, Selasa kemarin.

Menurutnya, pandemi corona sudah menimbulkan efek domino bagi masyarakat luas. Apalagi warga kalangan ekonomi menengah ke bawah sangat merasakan dampaknya.

Andra menegaskan, butuh aksi nyata yang mesti dilakukan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. Orang nomor satu di lembaga eksekutif yang akrab disapa WH itu harus mulai memikirkan tentang apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.

“Khususunya dalam menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat Banten agar bisa tetap bertahan selama masa pandemi cobid-19 masih terjadi,” tegasnya.

Nantinya masyarakat Banten diharapkan bisa terus bertahan selama beberapa bulan kedepan. Andra menyesalkan rencana penganggaran refocusing yang digarap Pemprov Banten belum diterima oleh dewan.

Pemprov Banten juga tengah dikejar waktu pasca keluarnya instruksi dari Menteri Dalam Negeri tentang Penanganan Covid-19 oleh pemerintah daerah tertanggal 2 April kemarin. Setiap pemerintah daerah hanya punya waktu tujuh hari untuk menyelesaikan anggaran refocusing sebelum nantinya dilaporkan kepada menteri lengkap dengan peraturan gubernur sebagai dasar hukum penganggaran.

**Baca juga: Sampai 7 April, 66 Warga Banten Meninggal Akibat Covid-19.

Jika lewat, maka Pemprov Banten terancam akan kehilangan pendapatannya dari pemerintah pusat. Anggaran dipotong lantaran terlambat menyerahkan laporan anggaran refocusing.

“Sebagai bagian dari pemerintahan Provinsi Banten, seharusnya pihak eksekutif koordinasi dengan dewan. Namun ini kenyataannya beda, laporan pun belum kita terima,” utara Andra.(Den)

Berita Terbaru