oleh

Dompet Dhuafa Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

Kabar6-Berbagai pihak bahu membahu menggalang donasi bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut memuntahkan lahar panas pada Sabtu, 4 Desember 2021. Dampak erupsi Semeru juga berdampak pada banyak bangunan rumah, pendidikan dan sarana umum.

Hal ini, membuat PT Duta Danadyaksa Teknologi (DDTekno) bersama Link Aja Syariah dalam program masjedAja Pada Rabu (08/12/2021),menyalurkan dana infak sebesar Rp 60.500.000,- dalam bentuk uang tunai senilai 50 Juta Rupiah dan 70 pcs baju baru OOTD El Zuhra senilai 10,5 Juta Rupiah kepada Disaster Managament Center (DMC) Dompet Dhuafa di Kantor DMC yang bertempat Ciputat, Tangsel, Banten.

“Kami sangat perihatin atas musibah erupsi Gunung Semeru. Keterlibatan DD Tekhno bersama mitra-mitranya, menjadi satu stimulan bagi dukungan untuk para korban Erupsi Gunung Semeru dalam pengembangan kemanusiaan sosial ekonomi dan pembangunan juga memakmurkan masjid -masjid di seluruh Indonesia bahkan Umat Islam dunia,kita berharap ummat Islam semakin sadar bahwa masjid kembali menjadi sentra pusat peradaban, backto masjed.id,” ucap Iskandar Syamsi selaku CEO DDTekno.

Guna percepatan penanganan bencana terdampak, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan bantu pencarian korban di Kampung Renteng dan Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Posko siaga DMC tersebar di 2 lokasi.

Posko pertama yaitu tim Candipuro yang berjumlah 17 personil yang bermarkas di alamat RT 04 RW02, Dusun Sumberwuluh Tengah, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang (depan warung nasi Bu Nardi). Posko satunya yaitu Tim Pronojiwo beralamat di posko Dusun Kampung Renteng, RT 01 RW 7, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

Dana tersebut terhimpun dalam program fundraising tanggap darurat bencana DMC Dompet Dhuafa melalui campaign “#PrayForSemeru Tanggap Darurat Bencana Bantu Kuatkan Korban Erupsi Semeru” melalui program masjedAja yang merupakan program kerjasama antara masjed.id dengan aplikasi LinkAja Syariah, bantuan tersebut diharapkan akan meringankan beban para korban bencana erupsi semeru.

Selain menyaluran bantuan untuk korban bencana di Semeru, dalam program CSR LinkAja, LinkAja Syariah turut melakukan penyaluran melalui DDTekno kepada DMC Dompet Dhuafa berupa donasi senilai Rp 124.785.000,- yang akan dipergunakan untuk program Renovasi Masjid di Dusun Gol, Desa Medana Kabupaten Lombok Utara dan program Renovasi Jembatan di Desa Sukamaju Bogor.

Dimas A Yudhistira selaku Corporate Account Solution Lead LinkAja Syariah dalam pidatonya berharap “Semoga dengan adanya kerjasama antara LinkAja Syariah dengan DDTekno dan DMC Dompet Dhuafa dapat membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan dan dengan melalui DMC penyaluran ini dapat diterima langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, semoga DDTekno dan DMC Dompet Dhuafa semakin sukses”

**Baca juga: Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Depan Taman Kota 1

“Kami Sangat Berterimakasih kepada DD Tekno yang telah menyalurkan Donasi Kemanusiaan untuk para masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru. DMC Dompet Dhuafa mengerahkan unit evakuasi, logistik, dan medis. Kita menggulirkan Dapur Keliling dari kawan-kawan LPM Dompet Dhuafa, sedangkan medis dari Respon Darurat Kesehatan (RDK) Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa. Dan juga terimaksih atas program CSR LinkAja mengenai penyaluran untuk Renovasi Masjed dan Jembatan, dana penyaluran ini akan kita gunakan sebaik-baiknya kepada penerima manfaat” terang Haryo Mojopahit, selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa

Respon yang telah dilakukan DMC terhadap bencana tersebut diantaranya melakukan koordinasi dengan relawan lokal, melakukan assesment di desa Penanggal, melakukan evakuasi korban di kampung kecamatan Candi Puro, pemenuhan kebutuhan pengungsi berupa makanan siap saji untuk daerah Sumber Wuluh, menyediakan layanan kesehatan dibeberapa titik pengungsian berupa tersedianya mobile klinik untuk para pengungsi. (Oke)

Berita Terbaru