oleh

Disdukcapil Sebut Cetak KTP Harus Diusulkan ke Kecamatan

Kabar6-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang menanggapi keluhan yang dialami oleh warga Kecamatan Cibodas yang sudah bertahun – tahun tak kunjung mendapatkan KTP-elektronik.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Tangerang, Sri Warsini mengatakan seorang warga di Cibodas itu sempat mengalami masalah dalam Kartu Keluarga (KK) karena sempat ada perubahan. Sementara untuk suaminya telah dicetak karena telah diusulkan.

“Tapi yang diusulkan untuk cetak hanya suaminya dan suaminya sudah tercetak istrinya tadi tidak dicetak. Jadi karena tidak masuk ke dalam antrian cetak kita,” ujar Sri saat dimintai keterangan oleh Kabar6.com, di kantornya (Jumat, 20/9/2019).

“Kalau untuk dicetak KTP-nya harus diusulkan lewat modul yang ada di Kecamatan agar mendapatkan nomor antrian langsung dicetak,” tambahnya.

Sri mengatakan saat ini blangko yang dimiliki sangat terbatas yang setiap bulannya hanya mendapatkan dari Pusat sebanyak 500 keping sedangkan setiap hari yang melakukan perekaman mencapai 200 orang. Namun blangko yang ada khusus untuk perekaman yang baru.

“Kalau ada yang usulin cetak ya kita cetak. Tapi sekarang blangko kita terbatas, yang bisa kita cetak khusus rekam baru,” katanya.

Meski demikian, Sri menjelaskan usulun modul percetakan dari kecamatan sampai dengan awal bulan Mei. Namun, setelah itu pihaknya tidak melakukan percetakan lagi.

“Jadi blangko yang ada khusus perekaman yang baru. Nah perekaman baru kita cetak sampai 13 Juni,” jelasnya.**Baca juga: Wow, Diduga Proses KTP-el Di Kecamatan Cibodas Makan Waktu Tiga Tahun.

Menurut Sri, salah satu langkah yang belum mendapatkan KTP-e harus mengusulkan ke pihak kecamatan untuk mendapatkan nomor antrian dalam percetakan KTP tersebut.

Sri mengharapkan adanya peran masyarakat dalam menanyakan hal tersebut kepihaknya baik ke kecamatan maupun ke Disdukcapil atau melalui aplikasi Laksa yang ada di Tangerang Live. (Oke/bam)

Berita Terbaru