oleh

Diet Lemak Cokelat Bisa Bakar Kalori Lebih Cepat?

Kabar6-Komposisi tubuh manusia didefinisikan sebagai rasio lemak dan komponen bebas lemak. Tubuh dianggap sehat jika terdapat lebih banyak massa bebas lemak daripada lemak.

Namun tahukah Anda, ada dua jenis lemak dalam tubuh yaitu lemak putih dan lemak cokelat? Jenis lemak cokelat, melansir Healthline, belakangan ini menjadi perbincangan di kalangan pelaku diet karena kemampuannya membantu membakar lebih banyak kalori. Diet Lemak cokelat bekerja dengan mengoptimalkan kerja lemak cokelat yang merangsang pembakaran lemak jenis lainnya.

Lemak dalam tubuh terdiri dari lemak cokelat, putih, subkutan, dan visceral. Hingga saat ini, lemak cokelat dianggap sebagai jenis lemak berbahaya. Tapi penelitian terbaru menunjukkan, ketika distimulasi dengan cara yang benar, lemak ini dapat membantu membakar kalori.

Para ilmuwan menyadari, lemak cokelat sebenarnya bekerja lebih seperti otot karena mereka dapat membantu membakar lemak putih, bahkan 2-3 ons lemak cokelat dapat membantu membakar 300 hingga 500 kalori sehari.

Lemak putih lebih banyak terdapat dalam tubuh manusia, meskipun diperlukan untuk menyimpan energi dan melepaskan hormon, akumulasi yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Lemak subkutan adalah lemak yang ditemukan di bawah kulit yang membantu memperkirakan komposisi lemak tubuh seseorang. Lemak visceral adalah jenis yang cenderung menyelimuti organ dan meningkatkan risiko kondisi seperti penyakit jantung, stroke, dan demensia.

Diet ini didasarkan pada kenyataan bahwa ketika distimulasi, lemak cokelat dalam tubuh dapat membakar kalori dan kandungan lemak putih. Diet yang menitikberatkan terhadap rangsangan lemak cokelat ini adalah dengan makan enam kali sehari dalam porsi kecil. Dalam seminggu, dibolehkan makan bebas selama satu hari dengan porsi sedang tidak berlebihan.

Para pelaku diet ini juga menyarankan makan satu kali sebelum dan sesudah berolahraga sangat bermanfaat dalam proses pembakaran lemak secara maksimal.

Diet dengan metode tersebut diperbolehkan makan karbohidrat dalam bentuk pasta gandum dan roti, kentang, jagung, kacang polong dan buah-buahan. Untuk jenis minuman boleh minum kafein dari kopi, teh, dan minuman lainnya ditambah suplemen vitamin dan mineral sesuai kebutuhan.

Diet ini juga merekomendasikan Anda untuk menghindari makanan olahan yang memakai pewarna dan pemanis buatan. Namun terlepas dari itu, diet lemak cokelat sangat akomodatif dan bahkan cocok untuk vegetarian.

Diet lemak cokelat termasuk diet jenis baru. Perlu kajian lebih mendalam mengenai efektivitasnya terhadap tubuh. Jika Anda memutuskan untuk mencoba diet ini, pertimbangkan kondisi tubuh dengan lebih dulu berkonsultasi pada dokter.(ilj/bbs)

Berita Terbaru