oleh

Diduga Timpuk Siswi, Guru SMAN 5 Tangerang Disatroni Ortu

Kabar6-Hanifah Adelia Balqis (17), siswi Kelas 12 SMAN 5 Kota Tangerang mengadukan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh salah seorang oknum guru disekolah itu, kepada orang tuanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bilqis, diduga ditimpah oleh gurunya dengan menggunakan lempengan platina kecil, saat tengah mengikuti pelajaran elektro (IPA), hingga mengenai bagian punggung belakangnya.

“Awalnya saya minta ijin untuk pergi ke toilet sebentar. Tapi saya disuruh kerjakan soal dulu, disuruh mengitung soal dulu, dan saya hitung dengan kalkulator. Abis itu baru saya ke toilet,” kata Bilqis, saat ditemui di sekolahnya.

Namun, sekembalinya dari toilet, lanjut Bilqis, dirinya diberitahukan oleh teman kelasnya, kalau oknum guru tersebut sempat menyebutnya bodoh. “Saya dikasih tau temen, pas saya ke toilet, guru itu ngatain saya bego,” ucapnya, polos.

Selanjutnya, dirinya mengaku sempat dilempari sebuah penghapus sebelum akhirnya ditimpah kembali dengan tumpukan pertina kecil sebanyak 27 lempeng.

Sontak, kabar tersebut membuat geram orangtua (ortu) siswi itu. Sang ibu langsung bergegas menyatroni pihak sekolah, untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Sedangkan, ayahnya bernama Hanafi Tanawijaya, langsung mengabarkan insiden tersebut kepada sejumlah awak media.

Kendati demikian, usai bermediasi dengan perwakilan dari pihak sekolah, sang ibu akhirnya memaafkan perlakuan tersebut. Namun, dirinya berharap perlakuan kurang terpuji seperti ini tidak terulang lagi.

“Kita tadi sudah bermediasi dengan pihak sekolah. Mereka juga sudah meminta maaf, masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan mas,” ucap Sang Ibu, saat ditemui di luar sekolah.

Sementara itu, Safrial, Guru Bidang Kesiswaan disekolah tersebut ketika dikonfirmasi, enggan memberikan keterangan lebih mendalam, lantaran dirinya merasa permasalahan itu telah selesai. **Baca juga: Mayat di Bandara Soetta “Emak” Sosialita.

“Itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Ibu siswi sudah datang tadi, saya tidak mau kasih komentar terkait permasalahannya, karena bukan kapasitas saya. Dan, saat ini kepala sekolah juga sedang tidak ada disini,” pungkasnya.(ges)

Berita Terbaru