oleh

Diduga Ngantuk, Innova Hantam Tembok Travel di Cikokol

Innova yang menabrak pagar di Cikokol.(agm)

Kabar6-Sebuah mobil Kijang Innova berwarna silver B 1740 WUG, mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Cikokol, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Minggu (29/1/2017).

Ya, mobil yang belakangan diketahui dikendarai oleh pria bernama Michel Tjendi itu, menabrak pagar Ruko milik agen travel haji dan umroh Graha Malika hingga roboh.

Bahkan, saking kerasnya benturan, mobil itu baru berhenti setelah menghantam tembok dan terjepit di antara tiang listrik dengan tiang papan reklame. Diduga, kejadian itu dipicu karena sopir mengantuk.

“Kencang juga itu nabraknya. Saya tadi sampai dengar suara hantaman keras. Tapi kedua penumpangnya selamat dan tidak terlihat ada yang luka parah,” ujar Ryan, salah seorang warga di lokasi.

Menurut Ryan, kecelakaan terjadi sekira pukul 04.20 WIB. Suara hantaman keras membuat sejumlah warga di sekitar lokasi langsung berkerumun. Beruntung, pengemudi bernama Michel Tjendi dan temannya selamat tanpa adanya luka serius.

“Saya tidak tahu, tiba-tiba saya gelap aja, dan langsung terpental. Ketiduran kayaknya saya, soalnya kita baru pulang dari rumah teman di Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat,” kata pengendara yang mengaku tinggal di Perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh itu lagi.**Baca juga: Cek Kesehatan Sederhana Sebelum ke Dokter.

Petugas Unit Patroli dari Polsek Tangerang Kota (Benteng) Aiptu Suhendra yang mendapati informasi kecelakaan tersebut, langsung terjun ke lokasi, guna pengamanan.**Baca juga: Waduh, Terlalu Gemuk Bisa Bikin Umur Tiga Tahun Lebih Pendek.

Selanjutnya, informasi kecelakaan itu, segera diteruskan ke pihak Satlantas Polres Metro Tangerang, agar segera mendapat penanganan.**Baca juga: Tubuh Penuh Luka, Pria Tapsel Tewas Dekat Kantor Damkar Cilegon.

“Kami dari unit patroli Polsek Benteng, kebetulan sedang berpatroli di jalan barusan dikabari oleh warga, dan kita langsung menuju lokasi ini. Sementara kita cek, pengendara memiliki SIM, namun masih belum tahu penyebabnya, kita juga sudah teruskan ke Satlantas Polres,” tegas Suhendra.(agm)

Berita Terbaru