oleh

Didemo Soal PPDB, Kepala KCD Pendidikan Tangsel Akan Tindaklanjuti

Kabar6-Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) didemi oleh puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Pendidikan, siang tadi.

Hal itu karena gabungan massa dari Aliansi LSM Peduli Pendidikan merasa adanya dugaan kecurangan yang dilakukan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022-2023.

Menanggapi hal tersebut, Kepala KCD Pendidikan Provinsi Banten wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel, Suryadi menerangkan, akan menyampaikan aspirasi dari masyarakat kepada Ketua Panitia PPDB, dalam hal ini Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Provinsi Banten.

“Kita sampaikan ke ketua panitia, ke pak sekdisnya, hari ini saya akan kesana, hari ini saya buru-buru mau ke beliau, membawa aspirasi temen-temen semua,” ujarnya kepada Kabar6.com di kantornya yang berada di Kecamatan Serpong Utara, Kamis (21/7/2022).

Menurut Suryadi, permasalahan PPDB pada dasarnya ada pada diterima atau tidaknya siswa yang masuk ke SMA maupun SMK Negeri.

“Kaitan dengan diterima dan tidak diterima, sampai kapanpun untuk yang tidak diterima tidak akan puas,” terangnya.

Karena, dijelaskannya, keterbatasan Dindik Provinsi Banten dalam penerimaan peserta negeri.

“Makanya kita mencoba mendorong membiayai peserta kita yang berada di swasta,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Pendidikan mengepung Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pondok Jagung, Serpong Utara, Kamis 21 Juli 2022.

Puluhan massa yang berjumlah kurang lebih 30 orang terlihat membentangkan atribut aksi berisikan kata-kata protes.

**Baca juga:Diduga Ada Kecurangan di PPDB, Puluhan Massa Kepung Kantor KCD Kota Tangsel

Koordinator Aksi, Hilman Harahap menerangkan, pihaknya melakukan demo di KCD Pendidikan Provinsi Banten wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel adalah terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022-2023 yang terkesan banyak indikasi dugaan kecurangan.

“Ini pun dasarnya berdasar informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa sekolah di Kota Tangerang dan Tangsel. Contohnya SMA Negeri 13 Kota Tangerang ada sekitar 13 calon siswa yang tidak diterima, tetapi ketika kami melihat bobot nilainya seharusnya itu layak untuk diterima di sekolah tersebut itu lewat jalur prestasi,” ujarnya kepada Kabar6.com, di lokasi, Kamis (21/7/2022).(eka)