oleh

Di AS Terjadi Fenomena Langka, Puluhan Hewan Air Berjatuhan dari Langit

Kabar6-Warga yang tinggal di Texarkana, Amerika Serikat (AS), dihebohkan dengan fenomena langka di mana puluhan ikan serta hewan air lainnya berjatuhan dari langit.

Fenomena ini, melansir Yahoo, terjadi setelah dua badai bertiup melalui kota-kota AS di perbatasan antara Texas dan Arkansas. Saat cuaca cerah, warga setempat menemukan jalan-jalan dipenuhi banyak ikan kecil, yang terangkut oleh waterspout (puting beliung).

Warga menggambarkan fenomena waterspout di perairan yang mengangkut hewan-hewan ke langit, dan kemudian dijatuhkan seperti tetesan air hujan. Seorang warga mengatakan, sebelum ikan-ikan berhatuhan, ada seperti tornado. Media setempat melaporkan, sebanyak 25 hingga 30 ikan, sekira enam hingga tujuh inci panjangnya, tersebar di luar toko ban.

Tercium juga bau ikan di udara, disamakan dengan kertas-kertas yang ditemukan di dermaga pemancingan atau pasar ikan. Seorang manajer toko mengatakan, ikan-ikan itu terpental dari beton saat mereka jatuh dan menambahkan bahwa kepala mereka pecah. Itu menunjukkan bahwa ikan-ikan tadi jatuh dari tempat yang cukup tinggi.

Sementara itu beberapa pemilik rumah mengatakan bahwa mereka awalnya mengira seseorang sedang ‘bermain prank’. ** Baca juga: Tiga Pria di Tiongkok Nekat Tempuh Perjalanan 13 Jam dengan Taksi Hanya untuk Curi Ponsel

Setelah pemberitahuan otoritas kota yang meminta penduduk untuk membagikan ‘foto mencurigakan’ mereka, beberapa penduduk setempat memposting gambar dan video di situs media sosial yang menunjukkan ikan kecil mati di properti mereka.

Komentar lain mempertanyakan dari mana ikan itu bisa berasal karena Texarkana ‘terkurung daratan’. Namun, seorang ahli meteorologi menyatakan angin tornado bisa membawa mereka dari sejauh Danau Texoma di Oklahoma, sekira tiga jam perjalanan dari kota.

“(Ikan) terbawa angin dan turun seperti puing-puing lainnya. Mereka bisa saja diambil di suatu tempat seperti Danau Texoma. Mereka bisa datang dari mana saja. Dan apa pun yang naik, harus turun,” terang Gary Chatelain, ahli meteorologi dari National Weather Service di Shreveport, Louisiana.(ilj/bbs)