Depresi Bisa Disebabkan Karena Konsumsi Makanan Manis?

kabar6.com
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Makanan manis memang sering dianggap sebagai ‘penjinak’ emosi negatif. Namun jenis makanan ini ternyata bisa mengakibatkan Anda terkena depresi.

Kandungan gula yang terdapat dalam produk olahan, melansir vemine, justru berpotensi mengakibatkan peradangan pada beberapa organ tubuh. Dampak dari peradangan tersebut mengakibatkan penderitanya mengalami gejala penyakit seperti gangguan metabolisme, asthma, hingga kanker.

Dampak  inflamasi tubuh tersebut juga akan mengacaukan pola tidur Anda, yang akan berdampak pada keseimbangan mood. Emosi Anda jadi tidak stabil, dan jika hal tersebut terjadi terus menerus bukan tidak mungkin Anda akan terkena depresi.

Penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Whitehall II menunjukkan bahwa kaum pria ternyata memiliki risiko yang lebih tinggi terkena depresi akibat asupan gula yang berlebihan, dibandingkan dengan wanita.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula sebesar 67 gram tiap harinya mengalami peningkatan risiko sebesar 23 persen dalam jangka waktu lima tahun, dibandingkan para pria yang mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula yang lebih sedikit.

Mengapa demikian, Hal ini terjadi karena pria cenderung lebih malas mengikuti program diet jika dibandingkan dengan wanita.

Diketahui, tidak sedikit yang salah paham bahwa diet gula berarti meniadakan konsumsi makanan berkarbohidrat sama sekali. Padahal, karbohidrat sangat dibutuhkan sebagai sumber energi tubuh.

Hal yang perlu Anda hindari sebenarnya adalah jenis karbohidrat sederhana yang umumnya terdapat pada makanan olahan seperti roti putih, nasi putih, gorengan, dan berbagai macam camilan biskuit dan kue.

Sedangkan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah karbohidrat kompleks yang umumnya terdapat pada gandum, umbi-umbian, dan makanan alami lainnya. ** Baca juga: Penelitian: Wanita yang Bahagia Punya Tulang Sehat & Kuat

Menyantap makanan alami seperti oatmeal, sayuran dan buah-buahan akan membantu Anda mengontrol kadar gula dalam darah, sehingga terhindar dari risiko depresi hingga penyakit kardiovaskular.(ilj/bbs)