oleh

Data Penerima PSKS di Kabupaten Tangerang Kacau

Kabar6-Warga Kampung Malang Nengah, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten  Tangerang, mengeluhkan amburadulnya data penerima bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang digelontorkan pemerintah.

Bahkan, penerima dana kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut, dianggap tidak tepat sasaran.

“Di sini, penerima bantuan itu didominasi oleh orang-orang yang mampu, serta memiliki sepeda motor minimal tiga unit. Dan, penerimanya  rata-rata berpengasilan besar,” ungkap Jamidin, tokoh masyarakat setempat, kepada Kabar6.com, Sabtu (6/12/2014).

Menurutnya, di wilayah itu sedikitnya  puluhan orang janda tua yang tak memiliki pengahsilan tetap dan menempati rumah gubuk, justru harus gigit jari.

Semestinya, sebelum mencairkan dana sebesar Rp400 ribu per Rumah Tangga Sasaran (RTS), pemerintah setidaknya harus melakukan validasi ulang terhadap warga miskin.

“Ini benar-benar ngaco (asal-asalan) dan semrawut. Data yang di pakai itu, merupakan hasil  Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011 lalu,” katanya.

Ditambahkan Jamidin, pihaknya menyebutkan sejumlah nama janda- janda miskin yang tak mendapatkan dana PSKS tersebut. **Baca juga: Warga Balaraja Ditemukan Tewas di Kebun.

Janda-janda Lansia itu diantaranya, Sarwiti, Rumi, Kurniah, Sahati, Amsah, Sawini, Rasah, Asmuni, Rinah, Mulyati, Kurniasih, Jasinah, Ayunah, Mursiti, Sanjat, Mirnah, Ainah dan Aswi.

“Nama-nama itu hanya sebagian yang terdata oleh kami. Sebagian lagi masih banyak belum di data, silahkan di cek saja langsung kesini,” ujarnya.(din)

 

Berita Terbaru