oleh

Daging Impor Tak Ada Label Halal, Ini Kata Warga Tangerang

Kabar6-Keluarnya revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 29 tahun 2019. dimana aturan itu berisi impor produk hewan tak lagi mewajibkan lebel halal. Sebagaimana sebelumnya diatur dalam Permendag nomor 59 tahun 2016.

Hal tersebut berbagai macam tanggapan masyarakat yang menimbulkan kekhawatiran atas tidak adanya label produk halal didaging impor itu.

Aberson (22), warga Jatiuwung mengatakan dirinya cukup mengkhawatirkan apabila tidak adanya label halal dalam produk daging impor tersebut. Namun apalagi akhir-akhir saat ini banyak yang sering melakukan daging yang di oplos.

“Saya khwatir lah apa lagi kita gak tahu sumber awalnya,” ujar Aberson kepada Kabar6.com, (Jumat, 20/9/2019).

Kedati demikian, Aberson mengatakan mengalami keraguan apabila daging tersebut tidak memiliki label halal. Ia menambahkan, terkadang sebagai contoh kornet yang masih mempunyai label halal saja sebagai konsumen masih ada keraguan.

“Kalau tidak ada lebel halal ragu, seperti kornet saja yang masih ada label halal masih ragu,” katanya.

Menurutnya, adanya Permendag tersebut mengalami pelemahan. Terlebih yang dulunya produk daging impor tersebut adanya label halal. Namun sekarang tak lagi mewajibkan.

“Sekarang gak ada lagi label halal, Seharusnya ada tambahan yang lebih menyakinkan untuk konsumen supaya tidak kebeli daging yang haram. Namun tidak menutup kemungkinan akan banyak daging haram yang masuk,” jelasnya.

Selain itu, Topa warga Kecamatan Karawaci, mengatakan dirinya mengalami kekhawatiran. Sebagai warga negara yang mayoritas muslim seharusnya label halal tersebut harus ada.**Baca juga: Dinas Perhubungan Kota Tangerang Sebut Jalan Berbayar Belum Perlu.

“Khawatir takutnya daging babi, dan itu lebih khawatir lagi dagingnya busuk,” katanya.

Namun, ia berharap label halal tersebut tidak dihilangkan. Apalagi label halal itu salah satu untuk lebih menyakinkan konsumen dalam membeli daging impor tersebut.(Oke)

Berita Terbaru