oleh

Daftar ke PDIP, Tokoh Pergerakan Pandeglang Tertarik Lawan Petahana

Kabar6-Tokoh Pergerakan Pandeglang Oji Fahruroji tak ingin ketinggalan untuk mengikuti penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang dibuka PDIP Pandeglang.

Diakhir pendaftaran, Oji menyerahkan berkas persyaratan itu mengikuti penjaringan.

Selain Oji, ada juga sejumlah politikus yang mengikuti penjaringan di PDIP seperti Anak Mantan bupati Pandeglang Mulyadi Jayabaya (JB) Muchammad Nabil Jayabaya. Ketua PKB Pandeglang Thoni Fathoni Mukson, Ketua Perindo Aap Aptadi.

Sementara, Bupati Pandeglang Irna Narulita meski sudah mengambil formulir tetapi belum juga datang untuk menyerahkan berkas dan sesi wawancara sebagai salah satu syarat mengikuti penjaringan di PDIP.

Kepada wartawan, jika Oji bisa meramaikan pesta demokrasi lima tahunan, ia tak gentar dan tertantang melawan sang petahana sebagai kandidat yang paling kuat.

“Justru sangat menarik jika harus melawan petahana, lebih gentar lagi jika harus melawan orang yang tidak punya kewenangan. Pertahana akan sulit jika harus melawan orang yang tidak punya kewenangan, karena tidak pernah bermain dengan APBD,” kata pria yang akrab disapa Kojek ini yang menjabat sebagai Ketua Karangtaruna Pandeglang.

Oji tak menampik Petahana memiliki keunggulan karena memiliki kekuatan finansial dan loyalis. Namun disini lain, petahana juga memiliki kelemahan jika telah membuat loyalisnya kecewa.

“Tapi pertahana punya keunggulan, kerana punya finansial, dia juga loyalis. Untuk pihak lain juga ada kebijakan-kebijakan yang membuat masyarakat tidak puas dari sisi itulah mungkin. Yang membuat pemilihnya jadi ingkar, loyalisnya jadi mundur, jujur saja kami pun dulu merupakan relawan dari pertahana ini,” ujar mantan Ketua PMII Pandeglang ini, Rabu (18/9/2019).

Ketua Angkatan Muda Siliwangi ini mendaftar ke PDIP sebagai calon Bupati Pandeglang. Tetapi pihaknya siap jika harus diposisikan menjadi wakil, terpenting bertujuan untuk membangun Pandeglang.**Baca juga: Tahun Ini Pemkab Pandeglang Bakal Bangun 3000 Rumah Tak Layak Huni.

“Untuk penyerahan kita saat ini menyalonkan calon bupati. Fleksibel karena dalam dunia politik itu dinamis tidak ada yang tidak mungkin. Kemungkinan seorang yang menyalonkan jadi Bupati kedepannya jadi wakil, kita berkomitmen menjadi P1. Disini kan sama-sama berkomitmen ingin membangun daerah,” tandasnya.(Aep)

Berita Terbaru