oleh

Curanmor Marak, Warga Desak Citra Raya Perketat Keamanan

Kabar6-Maraknya aksi Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang terjadi di perumahan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang akhir-akhir ini, cukup membuat warga pengunjung kawasan itu gerah.

Warga mendesak manajemen Citra Raya, sebagai pengelola kawasan itu, agar segera mengambil sikap memperketat pengamanan di wilayah itu, khususnya keramaian seperti di Citra Raya Food Festival (Ciffest) dan Mardi Grass.

“Citra Raya sekarang sangat rawan. Hampir setiap hari sepeda motor hilang digasak maling dan jumlahnya pun sudah puluhan unit,” ungkap Eby Subarkah (30), warga sekitar yang kerap mengunjungi kawasan itu, kepada Kabar6.com Senin (5/11/2012).

Menurut Eby, kekita masuk ke kawasan itu dirinya merasa was-was dan tidak nyaman memarkir kendaraannya. Untuk itu, pihaknya meminta kepada pengelola agar sesegera mungkin mengambil solusi terhadap persoalan tersebut.

“Kalau masuk kesini, perasaan saya selalu tidak nyaman. Bawaannya was-was saja, karena takut motor saya jadi korbannya,” ujarnya.

Apalagi lanjut Eby, pihak pengelola tidak mau bertanggungjawab atas kerugian yang diderita oleh para pengunjung. “Datang kesini niatnya pengen santai, eh yang didapat malah stres,” katanya.

Menanggapi itu, Wakil Koordinator Security kawasan Citra Raya, Sutarman mengatakan, semenjak mendapatkan informasi tentang rawannya Curanmor di kawasan itu, saat ini pihaknya langsung mengambil kebijakan untuk menambah personil satpam.

Penambahan personil satpam ini ujarnya, dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan seperti, kawasan Mardi Grass sebanyak 9 orang, kolam renang 6 personil, wisata bermain anak 9 orang.

“Di Ciffest juga kami tambah personilnya. Saat ini, jumlah total satpam sekitar 130an orang,” tuturnya.

Selain itu imbuhnya, personil security juga rutin menggelar operasi wilayah dengan menggunakan tiga mobil patroli selama 24 jam. Disamping itu, koordinasi dengan aparat kepolisian baik dariPolsek Panongan maupun Polsek Cikupa juga terus dilakukan.

“Antisipasi lainnya, kami ajak pihak ketiga untuk mengelola perparkiran,” ucapnya.

Ditambahkannya, pihak pengelola Citra Raya hanya bisa prihatin atas banyaknya kehilangan sepeda motor di kawasan tersebut.

“Kami tidak bertanggungjawab atas kehilangan itu. Yah, paling kita bisa prihatin saja,” bebernya.(din)

Berita Terbaru