oleh

Cuaca Terekstrem Di Dunia

IlustrasiKabar6-Saat memasuki musim panas, cuaca seringkali tidak bersahabat sehingga kadang membuat orang malas beraktivitas, selain itu juga menyebabkan timbulkan beberapa penyakit akibat suhu yang ekstrem.

 

Namun tahukah Anda, jika cuaca panas di Indonesia ternyata tidak seberapa ekstrem dibanding beberapa belahan dunia yang memiliki cuaca sangat ekstrim? Berikut ulasannya:

 

1. Kebili, Tunisia (55 derajat celcius)

Kebili, terkenal karena cuaca yang ekstrem. Menurut sejarah, Kebili telah didiami sejak 200 ribu tahun yang lalu.

 

2. Ghadames, Libya (55 derajat celcius)

Ghadames yang dideklarasi sebagai warisan dunia oleh UNESCO, terletak di barat daya Libya. Agar dapat bertahan dari cuaca ekstrem, warga Kota Ghadames harus membangun rumah mereka dari bahan alami seperti pohon sawit dan lumpur.

 

3. Rub Al’ Khali, Semenanjung Arab (56 derajat celcius)

Rub Al Khali merupakan salah satu gurun terluas dan terpanas di dunia. Tidak hanya panas, Rub Al’ Khali menutupi 1/3 semenanjung Arab, mencakup Saudi Arabia, Yemen, Oman, dan Uni Emirat Arab. Saking panasnya, jika kita menyeberangi Gurun Rub Al Khali, harus mengenakan alas kaki.

 

4. Death Valley, California (56 derajat celcius)

Death Valley terletak di Gurun Mojave, California Amerika Serikat. Merupakan wilayah terendah, paling kering, dan terpanas di Amerika Utara. Wilayah ini memegang rekor wilayah terekstrem di dunia yaitu 134 derajat Farenheit.

 

Pada malam hari temperatur berada di bawah nol derajat celsius. Death Valley merupakan sebagai salah satu dari 10 tempat misterius di dunia, di mana batu-batu di sana dapat bergerak sendiri, bahkan meninggalkan jejak perpindahan.

 

5. Dasht-e Lut, Iran (70 derajat celcius)

Dasht-e Lut atau Gurun Lut memiliki iklim yang kering dan sangat panas. Pada 2005, ditemukan bahwa daratan terpanas di Bumi ini terletak di Gurun Lut, yaitu mencapai 70 derajat celsius.

 

6. Flaming Mountain, Tiongkok (80 derajat celcius)

Flaming Mountain atau Gaochang Mountain terletak di Pegunungan Tian Shan, Xinjiang, Tiongkok. Pada 2008, satelit NASA mencatat salah satu temperatur terpanas di dunia, yakni 80 derajat Celsius dan itu terdapat di Flaming Mountain.

 

Pengukuran temperatur pada Gurun Lut dan Flaming Mountain dilakukan melalui satelit, sementara pengukuran pada Death Valley dilakukan dengan termometer pada tanah. Karena itulah beberapa pendapat mengatakan bahwa pengukuran temperatur di Gurun Lut dan Flaming Mountain tidak valid, sehingga Death Valleyu sering disebut sebagai tempat terpanas di dunia.(ilj)

 

Berita Terbaru