oleh

Ciptakan Peluang Usaha, Darel Keteteran Penuhi Pasar Ulat Hongkong

Kabar6-Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), adalah wilayah “harta karun” bagi komoditas bagi pelaku usaha peternakan penghasil ulat hongkong.

Adalah Darel Narendro. SE, jebolan universitas Airlangga Surabaya angkatan tahun 1991, blak-blakan mengupas peluang usaha ulat Hongkong (melwarm) yang ia rintis sejak Juli 2018 kemarin.

Menurutnya, ulat Hongkong yang ia kembangkan banyak permintaan dari beberapa wilayah di Indonesia, contohnya Bengkulu, Lampung, dan juga Palembang (27/4/2019).

“Saya kesulitan untuk memenuhi permintaan pasar, karena yang saya kembangkan dari dua wilayah yakni, Leguti dan kelurahan Rawabuntu saja hanya bisa mencapai 4 kwintal perminggunya, sedangkan kebutuhan pasar sekitar 40-50 kwintal perminggu,” ucap Darel.

Dikatakan Darel, patokan harga Jakarta menjadi acuan untuk menentukan harga pasar ulatnya.

“Harga Jakarta menjadi patokan untuk penuhi pasar, kisaran harga perkilonya adalah Rp60.000, sedangkan untuk pasar luar DKI, bisa mencapai Rp100.000 per kg.**Baca juga: Penyelenggara Pemilu Banyak yang Gugur, Sekda Tangsel Ucapkan Belasungkawa.

Untuk pakan sendiri, biayanya cukup terjangkau, di luar harga pakan yang sejenis pur atau pelet perkilonya mencapai Rp8.000 rupiah, sedangkan Darel membuatnya sendiri dari limbah makanan yang ia pungut dari beberapa warung makan di sekitar rumahnya, sehingga lebih banyak selisih keuntungan yang ia dapatkan perminggunya.(adt)

Berita Terbaru