oleh

Cari Tahu Rumus Lebaran Sehat

Kabar6-Idul Fitri menjadi saat yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim di dunia, sebagai Hari Kemenangan setelah berpuasa selama sebulan penuh menahan segala jenis godaan.

Nah, perayaan Lebaran khususnya di Indonesia selalu identik dengan menu tradisional yang kaya rempah dan bumbu seperti ketupat, opor ayam, rendang, semur daging, dan sambal goreng hati.

Namun tahukah Anda, di balik kelezatan hidangan Lebaran, ada bahaya yang mengancam bagi kesehatan. Hal ini karena berbagai menu Lebaran tadi cenderung tinggi karbohidrat dan lemak yang dapat memicu penyakit.

Lantas, bagaimana solusinya? Melansir Hellosehat, ada rumus Lebaran sehat yang sebaiknya Anda lakukan agar terhindar dari efek buruk bagi kesehatan. Apa saja rumus yang dimaksud?

1. Sehat 1: kendalikan nafsu makan agar sehat saat lebaran
Tetap kendalikan nafsu makan, dan makanlah sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda. Cara menghitung kalori harian cukup mudah, yaitu:

a. Pria: 30 kkal x berat badan
b. Wanita: 25 kkal x berat badan

Untuk mengatasi nafsu makan yang berlebih, Anda dapat mengonsumsi makanan pembuka. Anda bisa makan buah-buahan kaya air lainnya seperti semangka, melon, atau pepaya. Buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga dapat mampu menetralisir lemak yang dikonsumsi.

2. Sehat 2: makan dengan ‘3 tepat’
Makan seimbang kadangkala menjadi tantangan sendiri di momen hari raya. Makanan yang tersedia cenderung kurang baik bagi kesehatan. Tapi, bukan berarti Anda harus menghindari santapan khas Lebaran, karena yang perlu dilakukan adalah memilih dengan ‘3 tepat’ yaitu:

a. Tepat jadwal
Makanlah sesuai jadwal makan seperti di hari-hari lain. Makan besar tetap tiga kali sehari (sarapan, makan siang, makan malam) dan boleh diselingi snack dua kali yaitu pukul 11.00 dan pukul 17.00. Ada baiknya snack yang dimakan mengandung serat tinggi misalnya buah-buahan dan sayuran.

Fungsi makanan snack adalah untuk mengondisikan perut dalam keadaan yang tidak terlalu kosong. Hal ini mencegah makan dalam porsi banyak pada saat jadwal makan besar. Jangan biasakan selalu makan setiap saat.

b. Tepat jumlah
Jumlah makanan yang kita makan juga perlu diperhitungkan. Jumlah makanan yang direkomendasikan oleh para ahli gizi adalah sebagai berikut :

– Karbohidrat: 45 persen hingga 60 persen dari total kalori harian
– Lemak: 20 persen hingga 25 persen dari total kalori harian
– Protein: 10 persen hingga 20 persen dari total kalori harian
– Serat: lebih banyak dari 25 gram per hari
– Garam: maksimal 3.000 gram

Bila Anda kesulitan untuk menghitung dengan cara di atas, cukup ambil makanan yang bervariasi dengan komposisi seimbang dan menggunakan piring kecil.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah Anda makan dalam porsi besar. Lebih baik, makan porsi sedikit dan sering dibandingkan makan dalam porsi besar dalam satu waktu.

c. Tepat jenis
Jenis makanan pada Hari Raya sangat beragam. Pilihlah makanan yang Anda suka dengan mempertimbangkan kandungan gizi dari makanan tersebut. Hindarilah makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam karena dapat meningkatkan kadar asam lambung.

Begitu pun sebaiknya, pilih makanan yang direbus atau dipanggang daripada makanan yang digoreng dan penuh santan. Makanan yang digoreng dan penuh santan dapat menaikkan kadar kolesterol Anda yang akan menimbulkan gejala mual, pusing, nyeri tengkuk atau nyeri perut. ** Baca juga: 4 Camilan Sehat untuk Lebaran

Batasi pula konsumsi makanan asin dan minuman manis dalam jumlah banyak. Kafein dan alkohol harus dihindari, begitu pun aneka jeroan yang mampu menaikkan asam urat Anda.

Perbanyak minum air putih.(ilj/bbs)

Berita Terbaru