oleh

Cara Tak Lazim Warga Korea Cegah Dampak Buruk Suhu Panas dengan Konsumsi Daging Anjing

Kabar6-Beberapa negara di dunia mengalami gelombang panas yang membuat suhu udara sangat menyengat, bahkan sampai membuat puluhan warga Jepang meninggal dunia. Salah satu cara untuk menghalau suhu panas adalah dengan berada di ruangan ber-AC atau mengonsumsi minuman tertentu, antara lain es krim atau jus dingin.

Namun apa yang dilakukan warga di Korea Utara dan Korea Selatan untuk mencegah dampak buruk dari suhu panas yang luar biasa ini, sungguh aneh. Melansir nypost, mereka melakukan hal yang cukup tidak lazim, yakni mengonsumsi daging anjing. Makanan yang bernama dangogi atau daging manis tersebut dikonsumsi karena dipercaya bisa menambah stamina. Makanan ini dianggap cocok dikonsumsi saat udara sangat panas yang memang bisa memicu kelelahan.

Bahkan, budaya di Korea Utara menyebutkan bahwa ada hari-hari yang paling panas di sepanjang tahun, yakni antara 17-27 Juli dan 16 Agustus. Di hari-hari tersebut, daging anjing seringkali disajikan demi mengatasi efek dari gelombang panas.

Sementara itu, di Korea Selatan sebanyak dua juta anjing disembelih setiap tahun untuk dikonsumsi dagingnya. Meskipun banyak mendapatkan kecaman dari organisasi penyayang binatang, masyarakat di negara ini percaya bahwa ada banyak manfaat dari daging anjing. Hanya saja, kini semakin banyak generasi muda dari negara tersebut yang mulai tidak lagi tertarik untuk mengonsumsinya. ** Baca juga: Seorang Presenter TV Wanita Diskors Karena Sebut Rekan Prianya Ganteng Saat Sedang Siaran

Salah satu pelayan restoran yang menyediakan daging anjing, Kim Ae-Kyong, menyebutkan bahwa daging anjing adalah makanan tradisional yang cocok dikonsumsi saat musim panas.

“Masyarakat percaya bahwa makanan yang bisa membuat suhu tubuh meningkat seperti daging anjing atau sup pedas justru bisa menyembuhkan sensasi panas akibat suhu udara,” kata Kim. ** Baca juga: Europixpro Door, Produk Anak Negeri Berkualitas Dunia

Benarkah demikian? (ilj/bbs)

Berita Terbaru