oleh

Cakupan Vaksinasi di Lebak Capai 60 Persen, Tidak Ada KIPI Serius

Kabar6-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 agar pada akhir Desember tahun ini target di atas 70 persen masyarakat dari jumlah sasaran sudah tervaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Triatno Supiyono mengatakan, Gebyar Vaksinasi berkontribusi positif
terhadap cakupan. Melalui Gebyar Vaksinasi, dalam sehari, tak kurang sebanyak 15 ribu orang divaksin.

“Dalam satu minggu itu bisa mencapai 94 ribu, itu suntikkan pertama ya, dan yang suntikkan kedua mencapai
40 ribu dosis. Momentum ini harus tetap dipertahankan agar di akhir tahun dari sisi layanan bisa mencapai 70
persen ya,” kata Triatno, Sabtu (4/12/2021).

Meski jumlah sasaran kian hari semakin berkurang, namun vaksinasi terus digencarkan. Petugas kini mulai bergeser dengan sistem door to door dan menyesuaikan waktu yang dimiliki masyarakat.

“Karena kan kalau di pedesaan, banyak masyarakat yang sudah pergi ke ladang. Makanya kami sisir saat sore dan malam hari, menyesuaikan waktu masyarakat,” ujar Triatno.

Kabar baiknya lagi ungkap Triatno, tidak ada kasus kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang serius dan mengkhawatirkan. Beberapa laporan menyebut, hanya mengalami gejala-gejala ringan pasca mendapat vaksin.

“Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada laporan KIPI yang serius. Hanya pusing-pusing, mual, demam sedikit,
masih dalam wajar dan biasa ya,” tutur dia.

Pemerintah daerah, tambah Triatno, terus mengimbau kepada masyarakat untuk mau menjalani vaksinasi agar tubuh memiliki daya tahan lebih kuat jika terpapar virus.

“Ini kepentingan kita bersama, kalau sudah terjaga dan terbentuk herd immunity maka virus itu tidak bisa
berkembang. Vaksin ini kan bukan hanya untuk kepentingan kita sendiri tetapi juga untuk kepentingan keluarga dan
lingkungan,” papar Triatno.

**Baca juga: Tarif Tol Serang-Rangkasbitung Dirasa Mahal, Iti Tetap Yakin Bisa Bangkitan Ekonomi

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya optimis target cakupan vaksinasi 70 persen pada akhir Desember tercapai. Selain sinergitas pemerintah daerah dan pihak lain, dukungan masyarakat dengan mau divaksin menjadi kunci target tersebut bisa dicapai.

“Harus optimis dong, makanya sekarang kita lakukan door to door dengan dukungan TNI, Polri, Kejaksaan dan seluruh stakeholder. Hasil evaluasi kemarin, pada pekan pertama peningkatannya cukup luar biasa, satu minggu bisa mencapai 140 ribu,” kata Iti.(Nda)

Berita Terbaru