oleh

Burung Cikalang Bisa Berada di Angkasa Hingga 48 Hari Tanpa Berhenti

Kabar6-Sebuah penelitian terbaru menyebutkan, spesies burung Cikalang rutin terbang berbulan-bulan tanpa pernah mendarat. Sebelumnya, para peneliti berpikir bahwa burung ini, dan spesies-spesies sejenis lainnya, yang dikenal sebagai burung cepat, terbang beberapa hari saja.

Burung Cikalang juga disebut sebagai peramal cuaca paling intuitif di alam. Seperti dilansir Intisari, burung ini seolah diprogram dengan rencana penerbangan tertentu, yang bisa membuat loops raksasa di sekitar Samudra Hindia yang tropis dan menyusuri pinggir daerah yang tenang, yang oleh para pelaut kuno disebut dengan ‘daerah angin mati’.

“Dari penelitian kami sebelumnya, diketahui bahwa burung ini dapat tinggal di udara terus menerus selama beberapa hari, bukan beberapa bulan, yang meninggalkan pertanyaan-pertanyaan seputar energetika, ketersediaan konveksi, atau waktu tidur, misalnya,” ujar Henri Weimerskirch, pemimpin penelitian sekaligus peneliti CNRS di Prancis, melalui surat elektronik.

Untuk tetap berada di atas ketinggian dalam waktu yang sangat lama, burung ini menggunakan beberapa teknik yang sama yang dilakukan oleh pilot glider. Mereka mengambil keuntungan dari udara bergerak ke atas di bawah awan cumulus yang tropis—awan yang sering disebut seperti popcorn di langit.

“Burung Cikalang umumnya terbang dengan angin di sekitar lautan dan mungkin menggunakan ini untuk mengurangi ‘biaya perjalanan’ secara keseluruhan. Dengan ini, mereka juga menciptakan peluang mencari makan,” jelas Charles Bishop, peneliti di Bangor University, Wales. ** Baca juga: Phoneutria, Laba-laba Paling Mematikan di Dunia

Burung-burung ini juga biasa menangkap mangsa yang ‘dipaksa’ ke permukaan oleh predator-predator laut seperti ikan tuna dan lumba-lumba. Dari penelitian terbaru ini juga diketahui, burung ini bisa terbang hingga 260 mil dalam sehari. Sementara itu, burung-burung ini bisa berada di angkasa hingga 48 hari tanpa berhenti.(ilj/bbs)

Berita Terbaru