oleh

Buruh Tangerang Mogok Nasional 30 Oktober

Kabar6-Sebanyak 2.000 buruh dari 8 asosiasi buruh se Tangerang Raya bakal menggelar aksi turun ke jalan pada Rabu (30/10/2013) mendatang. Aksi ini dipastikan akan melumpuhkan aktivitas industri di Tangerang Raya.

Ya, aksi tersebut merupakan gerakan nasional yang bakal digelar buruh se Jabodetabek, guna menuntut perbaikan kesejahteraan berupa kenaikan upah sekaligus menolak upah murah.

“Kita tidak ada aksi pada 28 Oktober, yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Aksi akan digelar secara nasional pada Rabu (30/10/2013),” ujar Kordinator Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), Sunarno kepada kabar6.com, Minggu (27/10/2013).

Menurut Sunarno, ada 3 poin utama yang akan dituntut buruh pada 30 Oktober nanti. Diantaranya kenaikan upah sebesar Rp. 3,7 juta sesuai survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang digelar Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak. Baca juga: Disnaker Diminta Tuntaskan Kasus Perbudakan Buruh Pabrik Kuali.

“Survey KHL sengaja dilakukan Kabut Bergerak sebagai tandingan atas survey yang digelar oleh Dewan Pengupahan Kota (DPK),” kata Sunarno sembari memastikan bahwa aksi pada 30 Oktober akan dilakukan secara total. Baca juga: Jelang Pemilu 2014, KHL Rawan Dipolitisir.

Selain itu, menolak pemberlakuan sistem kerja kontrak (outsourching) serta penolakan terhadap Inpres No 9/2013, tentang upah murah. Baca juga: Mahasiswa Unis Dukung Upah Buruh Rp. 3,7 Juta.

“Apabila aksi pada tanggal 30 Oktober tidak direspon pemerintah dan pengusaha, maka buruh akan melanjutkan aksi pada 31 Oktober, tentunya dengan kekuatan yang lebih besar,” ujar Sunarno lagi.(tom migran)

 

Berita Terbaru