oleh

Buruh Baku Hantam Dengan Satpol PP, 1 Luka

Kabar6-Aksi demo buruh yang mengepung kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang di Kecamatan Tigaraksa, berujung ricuh, Kamis (11/12/2014).

Ya, buruh terlibat aksi baku hantam dengan petugas Satpol PP yang berjaga dilokasi. Beruntung kericuhan bisa dilerai oleh polisi, hingga tidak meluas. Namun demikian, seorang buruh terluka akibat insiden baku pukul tersebut.

Sedianya, aksi buruh di kawasan Puspemkab guna mendesak revisi atas besaran Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK), dari Rp2,7 juta menjadi Rp3,7 juta.

“Besaran UMK tidak berpihak pada buruh. Hanya cukup untuk buruh lajang. Apalagi pascakenaikan BBM, harga kebutuhan melonjak drastis,” ujar Koswara, selaku kordinator aksi buruh.

Saat ini, Koswara mengaku pihaknya tengah mendiskusikan kemungkinan revisi UMK dengan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. **Baca juga: Macet Berjam-jam, Linda: Buruh Harusnya Mikir…!

Para buruh juga mengancam, apabila tidak ada revisi dari Bupati atau pun Gubernur, maka mereka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.(Shy/agm)

Berita Terbaru