oleh

Bukan dengan Hati, Manusia Lebih Banyak Gunakan Pikiran Mereka Saat Mencintai Seseorang

Kabar6-Seringkali kita mendengar ungkapan, mencintai harus dengan hati. Karena itulah, tidak sedikit orang yang saat dimabuk cinta, logika seakan kalah dengan keinginan hati.

Namun tahukah Anda, ungkapan tadi ternyata tidaklah tepat. Sebuah penelitian, melansir nova.id, menemukan bahwa pikiranlah yang akan mengendalikan diri saat kita larut dalam cinta. Manusia ternyata lebih banyak menggunakan pikiran mereka untuk mencintai seseorang.

Hal ini senada dengan studi yang dilakukan oleh psikolog di University of Missouri-St Louis dan Erasmus University Rotterdam. Disebutkan, dengan menggunakan kekuatan pikiran, Anda bisa mengatur kadar (menurunkan atau meningkatkan) cinta, bahkan bisa menghilangkan rasa sakit hati akibat patah hati.

Peneliti memisahkan dua kelompok responden penelitian. Sebanyak 20 orang pertama dikumpulkan sebagai subjek yang sudah lama menjalin hubungan. Sedangkan 20 reponden lainnya adalah orang yang baru baru saja putus hubungan. Mereka diminta untuk memikirkan hal positif dan negatif terkait pasangan mereka masing-masing.

Setelah itu, para peserta diminta menguraikan bagaimana perasaan mereka terhadap orang tersebut. Kemudian para peneliti mengukur gelombang otak mereka yang bernama The Late Positive Potential (LPP).

Ketua penelitian bernama Sandra Langeslag menjelaskan, jika seseorang berpikiran positif mengenai pasangannya, dia akan merasa lebih terhubung dan mampu meningkatkan rasa cintanya.

Sebaliknya, saat kita terlalu fokus pada hal negatif, rasa cinta mereka pun turun dan gelombang LPP tercatat mengalami penurunan. ** Baca juga: Terlihat Menjijikkan, Kebiasaan BAB Ini Justru Penting untuk Kesehatan

“Banyak orang berpikir bahwa mereka tidak dapat mengendalikan rasa cinta sehingga mereka tidak mau mencoba. Namun, studi ini menunjukkan bahwa mereka bisa melakukan hal tersebut,” urainya.

Jadi jangan terjerat cinta buta, ya, karena pikiran Anda ternyata bisa mengendalikan rasa cinta itu ke arah yang positif. (ilj/bbs)

Berita Terbaru