oleh

BPTI Tangsel Minta Waktu Sepekan Tata Tampilan Portal

Kabar6-Kepala Bagian Teknologi Informasi (BPTI) Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Aplahunnajat, mengatakan segera menindaklanjuti rekomendasi yang telah diberikan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat.

 

Menurutnya, pihaknya tidak bisa menghindari bahwa mengupload foto dan berita kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan tugas pokok dan fungsi institusinya.

 

“Tidak bisa dihindari juga kalau berita dan foto tersebut berkaitan dengan program kepala daerah,” katanya kepada wartawan di kantor Panwaslu Kota Tangsel, Selasa (6/10/2015).

 

Aplah menjelaskan, panitia penyelenggara pemilu merekomendasikan agar tampilan banner, iklan dan foto pasangan calon petahana Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie segera dicopot. Ketentuan itu berlaku selama masa kampanye terhitung enam bulan sebelum masa bakti kepala daerah berakhir.

 

“Intinya kita siap mengikuti aturannya, ikuti arahan-arahan pihak yang berkompeten. Dalam hal ini Panwaslu Kota Tangsel,” terang mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Tangsel ini.

 

Aplah menambahkan, meski begitu pihaknya telah meminta waktu kepada Panwaslu Kota Tangsel untuk mencopoti gambar banner serta iklan walikota dan wakil walikota Airin-Benyamin. Tampilan portal resmi yang selama ini telah berjalan tata letak lay out-nya perlu ditata ulang.

 

“Ya paling tidak seminggulah kita minta waktu untuk mengubah tampilan itu. Enggak bisa main asal copot aja, intinya sekarang mengarah pada persiapan aja,” tambahnya. ** Baca juga: PGRI Juga Tolak Pengalihan Polres Tangerang ke Polda Banten

 

Di tempat sama sebelumnya, Ketua Panwaslu Kota Tangsel, M Taufiq MZ menjelaskan, ?pihaknya telah mengeluarkan surat rekomendasi pada hari ini. Rekomendasi sebelumnya baru disampaikan kepada pihak pelapor dari pasangan calon yang menuding pasangan petahana telah mendompleng portal resmi untuk kampanye.

 

“Besok-besok biar clear (selesai), enggak ada lagi gambar dan foto pasangan petahana di banner, header dan footer. Kalau kemudian diklik berita muncul enggak apa-apa, selama pakai pakaian dinas resmi,” jelas Taufiq.(yud)

Berita Terbaru